Tim SAR Temukan Pemancing Meninggal di Sungai Batang Mangur Padang Pariaman

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Evakuasi jenazah korban hanyut di Batang Mangur, Padang Pariaman. (poto: radarsumbar.com).

Evakuasi jenazah korban hanyut di Batang Mangur, Padang Pariaman. (poto: radarsumbar.com).

Padang Pariaman, seriusnews.idTim SAR gabungan berhasil menemukan keberadaan seorang pemancing hanyut padang pariaman yang hilang sejak Senin kemarin. Petugas menemukan korban bernama Jamalis Putra (61) dalam keadaan meninggal dunia di aliran Sungai Batang Mangur pada Selasa (28/7/2026) pagi.

Korban merupakan warga asal Talau Gondan, Nagari Sunua, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Tim evakuasi langsung membawa jenazah korban menuju rumah duka untuk menyerahkannya secara resmi kepada pihak keluarga.

Kronologi Lengkap Pemancing Hilang Di Sungai Batang

Peristiwa naas ini bermula saat korban pergi memancing ikan di kawasan Sungai Batang Mangur bersama rekannya pada Senin (27/7/2026). Pihak keluarga mulai merasa cemas dan khawatir karena korban tidak kunjung kembali ke rumah hingga malam hari.

Keluarga korban kemudian berinisiatif melakukan upaya pencarian awal di sepanjang area sungai. Namun, karena keberadaan korban belum juga ditemukan, warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada instansi terkait.

Koordinator Lapangan Basarnas Padang, Tri Desyu Herman, mengonfirmasi bahwa pihak Kantor SAR menerima laporan musibah tersebut dari BPBD Kabupaten Padang Pariaman. Laporan resmi masuk pada Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 08.02 WIB.

Usai menerima informasi penting tersebut, tim SAR gabungan bergegas memusatkan seluruh titik penyisiran di sepanjang aliran Sungai Batang Mangur. Petugas bergerak cepat untuk menyusuri tepian sungai serta aliran air yang diduga menjadi lokasi hanyutnya korban.

Baca Juga :  Truk Tronton Bermuatan CPO Rusak di Sitinjau Lauik, Lalu Lintas Sempat Tersendat

Puluhan Personel SAR Gabungan Dikerahkan Ke Lokasi

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Abdul Malik, memberangkatkan sebanyak delapan personel tim rescue pada pukul 08.20 WIB. Para petugas penolong tersebut tiba di lokasi kejadian perkara tepat pada pukul 09.05 WIB.

Setibanya di lokasi sasaran, para personel SAR langsung berkoordinasi dengan seluruh unsur penolong yang telah bersiap. Seluruh regu penolong membagi tugas guna melancarkan pencarian secara intensif di titik-titik rawan.

Operasi SAR skala besar ini melibatkan setidaknya 75 personel gabungan dari pelbagai instansi kemanusiaan. Unsur yang berpartisipasi meliputi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, BPBD Kota Pariaman, serta BPBD Kabupaten Padang Pariaman.

Selain itu, jajaran Polsek Pauh Kambar, Satpol Airud Kota Pariaman, hingga jajaran pemerintah Nagari Sunua turut bergerak aktif. Kerja sama yang solid antarunsur mempermudah proses pencarian korban di lapangan.

Untuk menunjang kelancaran penyisiran, Basarnas Padang menerjunkan armada Rescue Truck dan perahu karet LCR lengkap beserta mesin tempel. Petugas juga melengkapi diri dengan peralatan SAR air, perlengkapan medis darurat, serta sarana komunikasi radio.

Baca Juga :  Jalur Lembah Anai Resmi Dibuka Kembali untuk Semua Kendaraan

Korban Berhasil Dievakuasi Dan Diserahkan Kepada Keluarga

Upaya penyisiran membuahkan hasil nyata pada pukul 09.58 WIB saat tim penolong mendeteksi posisi tubuh korban. Petugas menemukan jenazah korban berada pada titik koordinat 0°38’45.56″S – 100°10’10.09″E.

Posisi penemuan jenazah tersebut berjarak sekitar 15 meter dari titik awal dugaan korban terjatuh ke sungai. Tim penolong segera mengangkat tubuh korban dari dalam air dengan menggunakan peralatan evakuasi standar.

Petugas membawa jenazah korban menuju rumah duka yang berlokasi di Talau Gondan, Nagari Sunua, Kecamatan Nan Sabaris. Pihak keluarga menyambut kedatangan jenazah korban dengan penuh duka cita.

Setelah rangkaian proses evakuasi dan penyerahan jenazah selesai, pimpinan SAR secara resmi menutup operasi pencarian. Seluruh personel gabungan menggelar debriefing bersama pada pukul 11.30 WIB sebelum kembali menuju kesatuan masing-masing.

Selama seluruh proses pencarian berlangsung, cuaca di sekitar area Sungai Batang Mangur terpantau sangat cerah. Kecepatan angin yang terukur hanya berkisar 4 knot, sehingga para petugas tidak menghadapi kendala cuaca yang berarti selama menjalankan misi kemanusiaan tersebut.(ar)

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Gandeng Kejari Bukittinggi Perkuat Tata Kelola Perusahaan
PT Semen Padang Serahkan Bantuan Rumah Layak Huni untuk Keluarga Destimar
Promo Bluebird Padang 2026 Sambut HUT Kota dan BOMRun
PT Semen Padang Salurkan Bantuan Air Bersih Warga Lambung Bukik
Satpol PP Padang Amankan 10 Pelajar Membolos di Lubuk Kilangan
Wakil Bupati Tanah Datar Buka Pameran Foto Prahara Pulau Emas
Jalur Lembah Anai Resmi Dibuka Kembali untuk Semua Kendaraan
Viral Penari Pakaian Terbuka, Camat Kuranji Padang Tindak Pesta Organ Tunggal Tanpa Izin
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:00 WIB

KAI Divre II Sumbar Gandeng Kejari Bukittinggi Perkuat Tata Kelola Perusahaan

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:00 WIB

PT Semen Padang Serahkan Bantuan Rumah Layak Huni untuk Keluarga Destimar

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:00 WIB

Promo Bluebird Padang 2026 Sambut HUT Kota dan BOMRun

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:00 WIB

PT Semen Padang Salurkan Bantuan Air Bersih Warga Lambung Bukik

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:00 WIB

Satpol PP Padang Amankan 10 Pelajar Membolos di Lubuk Kilangan

Berita Terbaru

Armada Bluebird Padang.(poto: padangkita.com).

Regional

Promo Bluebird Padang 2026 Sambut HUT Kota dan BOMRun

Selasa, 28 Jul 2026 - 17:00 WIB