Pariaman, seriusnews.id – Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat, mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,1 miliar. Dana jumbo tersebut mengalir khusus untuk menyukseskan pengadaan armada sampah Pariaman. Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat pengelolaan persampahan di seluruh wilayah kota secara berkelanjutan.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup Kota Pariaman, Muhammad Arif Gunawan, membenarkan program peremajaan tersebut. Pihaknya sengaja mengganti kendaraan operasional karena mayoritas kondisi unit saat ini sudah berusia tua. Akibatnya, banyak kendaraan angkut yang mengalami kerusakan parah saat beroperasi di lapangan.
Meskipun memakan dana yang cukup besar, pihak dinas berhasil merealisasikan anggaran secara lebih efisien. Pembelian mobil pick up menyisakan sedikit anggaran dari pagu yang sudah ditentukan. Sementara itu, belanja untuk unit becak motor bahkan hanya menghabiskan sekitar separuh dari total anggaran yang tersedia.
Efisiensi Anggaran Dukung Pengadaan Armada Sampah Baru
Saat ini, Pemkot Pariaman masih mengoperasikan tiga unit dump truck dan satu unit truk arm roll. Kendaraan tersebut setiap hari bekerja keras mengangkut limbah dari berbagai wilayah di Pariaman. Pihak dinas juga mencatat ada tiga unit dump truck dan satu unit truk arm roll lainnya yang kini sedang menjalani perbaikan intensif di bengkel.
Melalui program pengadaan teranyar ini, pemerintah daerah menambah beberapa jenis kendaraan angkut baru untuk memperkuat tim kebersihan. Tambahan tersebut meliputi dua unit becak motor, dua unit mobil pick up, dua unit dump truck, serta satu unit truk arm roll. Kehadiran unit baru ini diharapkan mampu menutup kekurangan armada aktif yang terjadi selama beberapa bulan terakhir.
Hingga saat ini, armada berupa becak motor dan mobil pick up sudah resmi tiba di kantor dinas terkait. Sedangkan untuk unit dump truck dan truk arm roll, proses pengirimannya masih terus berlangsung. Pihak dinas memperkirakan seluruh kendaraan operasional tersebut akan segera beroperasi penuh dalam waktu dekat.
Fungsi Spesifik Kendaraan Tingkatkan Pelayanan Kebersihan Publik
Dinas terkait sudah memetakan tugas dan fungsi spesifik untuk setiap kendaraan operasional baru tersebut. Petugas lapangan akan menggunakan becak motor khusus untuk menyisir dan mengangkut sampah dari kawasan permukiman warga yang padat. Sementara itu, mobil pick up akan bergerak sebagai armada respons cepat untuk membersihkan titik penumpukan limbah mendadak.
Penambahan armada angkut baru ini menjadi angin segar bagi peningkatan kualitas pelayanan kebersihan masyarakat di Kota Pariaman. Berdasarkan data terbaru, wilayah ini memproduksi sekitar 56 ton sampah setiap hari. Volume limbah tersebut berasal dari sektor rumah tangga, aktivitas perdagangan di pasar, kawasan perkantoran, serta sumber-sumber lainnya.
Pemerintah daerah optimis kehadiran fasilitas penunjang ini mampu menyelesaikan keluhan keterlambatan pengangkutan sampah di lapangan. Dengan sistem pengelolaan yang lebih responsif, wajah kota dapat terjaga kebersihannya sepanjang waktu. Petugas kebersihan juga bisa menjangkau lokasi-lokasi yang sebelumnya sulit terakses oleh truk berukuran besar.
Pemkot Pariaman Benahi Fasilitas Tempat Pemrosesan Akhir
Selain fokus menambah jumlah kendaraan operasional, Pemkot Pariaman kini tengah giat membenahi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Program pembenahan fasilitas TPA ini bertujuan agar sistem pengelolaan sampah di sana sesuai dengan ketentuan resmi pemerintah pusat. Kolaborasi antara armada yang andal dan TPA yang memadai menjadi kunci utama keberhasilan program ini.
Arif juga tidak bosan-bosan mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk mulai memilah sampah langsung dari sumbernya, seperti rumah tangga. Ia meminta warga untuk tidak lagi membuang sampah ke aliran sungai maupun membakarnya secara sembarangan di pekarangan. Aktivitas pembakaran dan pembuangan liar tersebut terbukti merusak kelestarian lingkungan serta mengganggu kesehatan masyarakat luas.
Pihak dinas berharap kesadaran kolektif dari masyarakat dapat meringankan beban kerja para petugas kebersihan di lapangan. Sinergi yang kuat antara kebijakan pemerintah dan kepedulian warga akan menciptakan Kota Pariaman yang bersih dan sehat. Lingkungan yang terjaga dengan baik juga akan berdampak positif pada peningkatan kualitas hidup warga setempat.(ar)









