Pengerukan Sedimen Batang Arau: Pemko Padang Antisipasi Banjir Jelang Hari Jadi Kota

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas PUPR Kota Padang berkolaborasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V melaksanakan pengerukan sedimen di sepanjang kawasan Batang Arau.(poto: padangkita.com)

Dinas PUPR Kota Padang berkolaborasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V melaksanakan pengerukan sedimen di sepanjang kawasan Batang Arau.(poto: padangkita.com)

Kota Padang, seriusnews.id – Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang mengambil langkah taktis untuk mengatasi masalah pendangkalan sungai. Mereka menjalin kolaborasi strategis dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera V guna melaksanakan agenda pengerukan sedimen Batang Arau secara menyeluruh. Langkah nyata ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi bencana hidrologi sekaligus mempercantik wajah kota.

Sinergi lintas instansi ini resmi berjalan sejak Kamis, 16 Juli 2026. Pemerintah daerah fokus mengoptimalkan daya tampung aliran sungai menjelang puncak perayaan Hari Jadi Kota Padang yang ke-357. Otoritas setempat memprioritaskan normalisasi ini agar kawasan aliran air kembali bersih dan berfungsi secara maksimal.

Sinergi Strategis Cegah Risiko Banjir Pesisir Kota

Upaya pembersihan sungai bersejarah di jantung Kota Padang ini membawa misi ganda yang sangat vital bagi warga setempat. Pemerintah tidak hanya mengejar pemulihan estetika dan kebersihan lingkungan di sepanjang kawasan perairan ikonik tersebut. Petugas di lapangan mengutamakan normalisasi ini demi mengembalikan kapasitas tampung air sungai ke tingkat yang paling ideal.

Langkah preventif ini menjadi kebutuhan mendesak untuk melindungi kawasan pesisir dari ancaman luapan air yang berulang. Saluran air yang bersih akan menampung lonjakan debit air secara optimal saat curah hujan tinggi melanda. Selain itu, pengerukan ini efektif mereduksi dampak buruk ketika fenomena pasang air laut melanda wilayah pantai.

Pembagian Peran Operasional Percepat Target Waktu Kerja

Kedua instansi menerapkan skema pembagian peran yang sangat proporsional demi menjamin efisiensi kerja di lapangan. Pihak BWS Sumatera V mengambil tanggung jawab utama dengan mengerahkan armada alat berat ke lokasi kerja. Alat-alat pertambangan ini bekerja intensif mengangkat tumpukan material lumpur dan pasir dari dasar sungai.

Baca Juga :  Deklarasi Anti Narkoba Sumbar di CFD Mapolda, Ribuan Warga Tanda Tangani Komitmen

Sementara itu, Dinas PUPR Kota Padang menerjunkan puluhan armada truk jungkit untuk mendukung mobilitas pembersihan. Para pengemudi truk mengangkut material hasil kerukan secara berkala menuju kawasan penampungan akhir yang aman. Otoritas terkait telah menetapkan sejumlah titik lahan khusus sebagai area pembuangan resmi sedimen tersebut.

Manajemen proyek menargetkan seluruh rangkaian proses pengerukan ini rampung dalam kurun waktu dua pekan ke depan. Pengawas lapangan memproyeksikan seluruh aktivitas normalisasi selesai sepenuhnya pada penghujung Juli 2026. Tim teknis mengarahkan fokus pengerjaan pada titik-titik krusial yang mengalami pendangkalan paling parah.

Fokus Pengerukan Aliran Jalur Lomba Selaju Sampan

Petugas memberikan perhatian khusus pada area aliran sungai yang menjadi lokasi utama festival budaya tahunan. Wilayah perairan ini nantinya akan menjadi arena adu kecepatan dalam tradisi Selaju Sampan yang legendaris. Perlombaan dayung perahu tradisional tersebut selalu menjadi magnet pariwisata utama bagi masyarakat lokal maupun pelancong.

Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, menegaskan komitmen penuh jajarannya saat meninjau langsung perkembangan proyek di lapangan. Beliau memastikan bahwa seluruh personel bekerja optimal agar target penyelesaian waktu tidak meleset sedikit pun. Pihaknya terus memantau pergerakan alat berat dan truk pembawa material setiap hari.

Baca Juga :  Hari Bhayangkara ke-80, Ditlantas Polda Sumbar Mulai Program Bedah Rumah di Padang

“Sekarang kita lagi pelaksanaan kegiatan untuk pengerukan sedimen di kawasan Batang Arau. Ini kerja sama dengan BWS (Balai Wilayah Sungai) Sumatera V. Alat yang kita pakai adalah alat BWS, dan kita akan kerjakan dalam jangka waktu 2 minggu ke depan. Kita perkirakan di akhir Juli ini bisa kita diselesaikan,” ungkap Malvi Hendri saat memantau lokasi pengerjaan.

Malvi Hendri juga menguraikan skema sinkronisasi kerja lapangan agar tidak memicu kendala teknis yang menghambat operasional. Fokus pembersihan mengarah pada titik-titik yang bersinggungan langsung dengan agenda perayaan ulang tahun kota. Kebijakan ini memastikan jalur perlombaan dayung berada dalam kondisi steril dan aman bagi peserta.

“Pengerukan difokuskan terutama pada titik-titik yang berhubungan dengan kegiatan HJK untuk acara Selaju Sampan, serta beberapa titik krusial lainnya. Ini kolaborasi kita, di mana alat menggunakan dari BWS V, sementara untuk pengangkutan sedimen ke area disposal menggunakan armada dump truck kita,” tambahnya.

Langkah terpadu ini diharapkan mampu menyukseskan seluruh rangkaian peringatan hari jadi kota secara meriah dan aman. Dalam jangka panjang, normalisasi ini akan meninggalkan dampak positif yang masif bagi ekosistem lingkungan hidup sekitar. Kebersihan sungai yang terjaga otomatis meningkatkan kenyamanan masyarakat dan mendongkrak daya tarik wisata Batang Arau.(ar)

Berita Terkait

Pemprov Sumbar Kebut Pemulihan Pascabencana dengan Tambahan Dana TKD Rp2,71 Triliun
Perumda Air Minum Kota Padang Perbaiki IPA Gunung Pangilun
Sidak SPBU Polda Sumbar Ungkap Penyimpangan Solar Subsidi
Pemko Pariaman Tambah Armada Sampah Listrik Tingkatkan Pelayanan Kebersihan Kota
Langkah Strategis Pemko Padang Gaet IFC Wujudkan Kota Gastronomi UNESCO
Tol Sicincin-Bukittinggi Diprotes Warga, Ratusan Rumah Gadang Terancam Penggusuran
Pemko Padang Raih Apresiasi Satgas Pusat Usai Percepat Pemulihan Bencana
Polda Sumbar Siap Pecat Anggota Terlibat Narkoba
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:00 WIB

Pemprov Sumbar Kebut Pemulihan Pascabencana dengan Tambahan Dana TKD Rp2,71 Triliun

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:00 WIB

Perumda Air Minum Kota Padang Perbaiki IPA Gunung Pangilun

Rabu, 22 Juli 2026 - 05:52 WIB

Sidak SPBU Polda Sumbar Ungkap Penyimpangan Solar Subsidi

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:00 WIB

Langkah Strategis Pemko Padang Gaet IFC Wujudkan Kota Gastronomi UNESCO

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:21 WIB

Tol Sicincin-Bukittinggi Diprotes Warga, Ratusan Rumah Gadang Terancam Penggusuran

Berita Terbaru

Perumda  Air Minum Kota Padang mulai melakukan perbaikan bangunan accelerator Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun.(poto: padangkita.com).

Regional

Perumda Air Minum Kota Padang Perbaiki IPA Gunung Pangilun

Rabu, 22 Jul 2026 - 07:00 WIB

Tim Ditreskrimsus Polda Sumbar mengamankan truk yang diduga melakukan penyimpangan BBM bersubsidi Bio Solar, saat dilakukan sidak di sejumlah SPBU di Padang dan Padang Pariaman.(poto: padangkita.com).

Regional

Sidak SPBU Polda Sumbar Ungkap Penyimpangan Solar Subsidi

Rabu, 22 Jul 2026 - 05:52 WIB