Perumda Air Minum Padang Perbaiki IPA Gunung Pangilun, Ini Wilayah Terdampak Pasokan Air

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perumda Air Minum Padang memperbaiki bangunan accelerator IPA Gunung Pangilun.(poto: radarsumbar.com).

Perumda Air Minum Padang memperbaiki bangunan accelerator IPA Gunung Pangilun.(poto: radarsumbar.com).

Padang, seriusnews.id – Perumda Air Minum Padang memulai perbaikan bangunan accelerator pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun sejak Selasa (21/7/2026). Langkah ini menjadi upaya meningkatkan kualitas pengolahan air baku serta mengoptimalkan layanan kepada seluruh pelanggan.

Bencana alam beberapa waktu lalu merusak sejumlah komponen penting di dalam bangunan pengolahan tersebut. Pihak manajemen mengambil langkah merenovasi fasilitas vital ini agar pasokan air kembali jernih dan lancar.

Direktur Utama Perumda Air Minum Padang, Hendra Pebrizal, menekankan pentingnya fungsi bangunan accelerator dalam menjaga kelancaran produksi air bersih. Fasilitas ini menggabungkan tahapan koagulasi, flokulasi, dan sedimentasi dalam satu sistem terpadu.

“Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kami, pada 21 Juli 2026, kami melakukan perbaikan accelerator IPA Gunung Pangilun,” kata Hendra.

Proyek Bantuan Pemerintah Dikerjakan Hutama Karya Empat Minggu

Pemerintah pusat memberikan bantuan penuh untuk membiayai perbaikan fasilitas pengolahan air bersih ini. Perusahaan BUMN PT Hutama Karya menerjunkan tim teknis untuk menangani seluruh proses pengerjaan di lapangan.

Manajemen memperkirakan tim pelaksana membutuhkan waktu sekitar empat minggu untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan. Petugas mengawasi proses pengerjaan secara ketat agar proyek rampung lebih cepat dari target.

Baca Juga :  29 SSB Beradu Gengsi dalam Kejuaraan Wali Kota Cup U-12 Padang

Tim kontraktor memberi perhatian khusus pada faktor cuaca dan ketelitian teknis selama masa perbaikan. Langkah cermat ini bertujuan menjaga kualitas bangunan agar mampu beroperasi optimal dalam jangka panjang.

Proyek renovasi ini memicu penurunan kapasitas produksi air baku untuk sementara waktu. Kondisi tersebut memengaruhi kelancaran distribusi air bersih ke rumah-rumah warga Kota Padang.

Daftar Wilayah Mengalami Gangguan Pasokan Air Bersih Padang

Perusahaan membagi dampak gangguan distribusi air ke dalam tiga pola pasokan yang berbeda. Warga di kawasan GOR, S. Parman, Sawahan, Aur Duri, Lubuk Lintah, Kalumbuk, dan Batang Arau tetap menerima air siang hari dengan tekanan lebih lemah.

Sementara itu, pelanggan di kawasan Jati Adabiah, Ampang, Belanti, Nipah, Parak Gadang, dan Sisingamangaraja cuma menerima aliran air pada malam hari. Perusahaan mengimbau warga menampung air saat aliran menyala di malam hari.

Adapun warga di kawasan Purus, Pancasila, Rohana Kudus, Pasopati, dan Jondul Rawang menghadapi potensi penghentian aliran air secara total. Pasokan air di kawasan tersebut berpotensi mati pada siang maupun malam hari selama perbaikan berjalan.

Baca Juga :  Bank Nagari Gandeng PT Tjahaja Baru Agri untuk Perkuat Pembiayaan Alsintan Petani Sumbar

Hendra menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan para pelanggan. Manajemen berjanji mempercepat pengerjaan agar distribusi air kembali normal secepat mungkin.

Armada Mobil Tangki Disiagakan Bagi Pelanggan Terdampak Total

Guna mengantisipasi krisis air, Perumda Air Minum Padang mengerahkan armada mobil tangki ke kawasan pemukiman. Perusahaan memprioritaskan bantuan air bersih gratis ini untuk wilayah yang mengalami penghentian aliran secara total.

Warga yang membutuhkan bantuan air bersih bisa langsung menghubungi saluran pengaduan resmi. Petugas akan mencatat lokasi warga dan mengirimkan armada tangki ke pemukiman terdampak.

Pelanggan dapat mengakses saluran pengaduan melalui Call Center 150030 pada jam kerja operasional kantor. Selain itu, warga juga bisa mengirimkan pesan langsung ke akun Instagram resmi perusahaan.

Langkah darurat ini menjadi bentuk tanggung jawab perusahaan dalam menjaga ketersediaan air bersih warga. Pihak manajemen berharap masyarakat memaklumi proses pengerjaan demi peningkatan mutu layanan jangka panjang.(ar)

Berita Terkait

Musda V IJTI Sumbar Soroti Peran Jurnalis Televisi Atasi Bencana
Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL
Kapolda Sumbar Lantik Dirlantas dan Kabidkum Baru
Sitinjau Lauik Sempat Lumpuh Imbas Tumpahan Solar, Kini Normal
Pemko Padang Gandeng BRI Genjot PAD Lewat Sistem Digital
Wagub Sumbar Bentuk Tim Khusus Hadapi Kepungan Kabut Asap Kiriman
Siaga 24 Jam Penuh, Polda Sumbar Optimalkan Layanan Darurat Call Center 110
Telkomsel Bangun Empat BTS Baru di Mentawai Usai Dikawal Andre Rosiade
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Musda V IJTI Sumbar Soroti Peran Jurnalis Televisi Atasi Bencana

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Kapolda Sumbar Lantik Dirlantas dan Kabidkum Baru

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Sitinjau Lauik Sempat Lumpuh Imbas Tumpahan Solar, Kini Normal

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Pemko Padang Gandeng BRI Genjot PAD Lewat Sistem Digital

Berita Terbaru

Tiga pesilat muda asal SMAN 1 Sungai Penuh sukses menyabet medali pada Kejuaraan Nasional Silat Satria Muda Indonesia di Cibubur, Jakarta, sepanjang 13 hingga 18 Oktober 2026.(poto: dorlanhikmah.com).

Pendidikan

Pesilat SMAN 1 Sungai Penuh Sabet Tiga Medali Kejurnas SMI

Kamis, 22 Okt 2026 - 14:29 WIB

Tim gabungan lintas instansi menertibkan ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini menggelar lapak liar di fasilitas umum, Rabu (21/10/2026).(poto: padangkita.com).

Regional

Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:42 WIB

Waliota Alfin, Duduk berdampingan dengan beberapa orang Kepala Daerah saat menghadiir HUT ke-72 Tanjab Timur.(poto: istimewa).

Pemerintahan

Hadiri HUT Ke-27 Tanjab Timur, Walkot Alfin Dorong Sinergi

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:37 WIB