Sehat Tapi Lalai Sholat? Ini Peringatan Keras yang Sering Terlupakan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menyia-nyiakan Nikmat Sehat dengan Lalai Sholat: Rasa Malu di Hadapan Allah

Menyia-nyiakan Nikmat Sehat dengan Lalai Sholat: Rasa Malu di Hadapan Allah

Jakarta, seriusnews.id-Dalam kehidupan sehari-hari, manusia sering sibuk mengejar dunia, bekerja, mencari rezeki, dan menikmati aktivitas. Namun di tengah kesibukan itu, banyak orang justru melalaikan sholat.

Allah memberikan nikmat sehat agar manusia bisa beraktivitas dan beribadah dengan baik. Namun sebagian orang justru menggunakan kesehatan itu hanya untuk urusan dunia, bukan untuk mendekat kepada-Nya.

Sehat sering terlupakan, baru disadari saat sakit

Banyak orang baru menyadari mahalnya nikmat sehat ketika jatuh sakit. Saat tubuh lemah, mereka baru merindukan kesempatan untuk sujud dan beribadah dengan tenang.

Rasulullah ﷺ bersabda:
“Ada dua nikmat yang banyak manusia tertipu di dalamnya: sehat dan waktu luang.” (HR. Bukhari)

Baca Juga :  Biar Makin Stylish! Ini Pilihan Warna Jilbab Terbaik untuk Baju Putih

Hadis ini mengingatkan bahwa kesehatan dan waktu luang seharusnya menjadi sarana untuk beribadah, bukan untuk lalai.

Sholat sebagai ukuran amal

Sholat menjadi ibadah utama yang menentukan kualitas amal seseorang. Rasulullah ﷺ bersabda:
“Amal yang pertama kali dihisab adalah sholat. Jika baik, maka baik seluruh amalnya.” (HR. Tirmidzi)

Ketika seseorang menjaga sholat, ia menjaga seluruh amal kehidupannya. Sebaliknya, ketika ia melalaikannya, ia merusak pondasi ibadahnya.

Jangan menunggu lemah untuk kembali kepada Allah

Manusia sering menunda ibadah dengan alasan sibuk atau masih kuat secara fisik. Padahal, waktu tidak selalu memberi kesempatan kedua.

Baca Juga :  Desa Naras Hilir Raih Juara Umum MTQ Pariaman Utara 2026

Setiap sujud menjadi momen untuk mendekat kepada Allah, dan setiap sholat menjadi bentuk syukur atas nikmat sehat yang diberikan.

Nikmat sehat merupakan amanah yang harus digunakan untuk beribadah, bukan hanya untuk urusan dunia. Sholat menjadi wujud syukur paling nyata atas kesehatan yang Allah berikan.

Selama masih sehat dan kuat, manusia perlu memanfaatkannya untuk berdiri, rukuk, dan sujud kepada Allah sebelum waktu itu hilang. (nr*)

Berita Terkait

Pemko Padang Hibahkan Lahan Demi Percepatan Sertifikasi Halal Sumbar
Gubernur Mahyeldi Dorong Gerakan Wakaf ASN Sumbar
Semarak Maulid Padang Timur Cetak Generasi Muda Berkarakter Islami
52 Calon Pimpinan BAZNAS Sumbar Lolos Administrasi dan Lanjut Uji Kompetensi
BPKH Bank Nagari Gelar Safari Haji di Padang
Wujud Kepedulian Sosial, BRI Region 3 Padang Salurkan Bantuan Sembako ke Rumah Ibadah
Gubernur Mahyeldi Tekankan Penguatan Fikih Wasathiyah Sumbar Demi Menjaga Persatuan Umat
Penyambutan Jemaah Haji Kota Padang 2026 Diwarnai Pesan Pembinaan Remaja
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Pemko Padang Hibahkan Lahan Demi Percepatan Sertifikasi Halal Sumbar

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Mahyeldi Dorong Gerakan Wakaf ASN Sumbar

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Semarak Maulid Padang Timur Cetak Generasi Muda Berkarakter Islami

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:00 WIB

52 Calon Pimpinan BAZNAS Sumbar Lolos Administrasi dan Lanjut Uji Kompetensi

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:00 WIB

BPKH Bank Nagari Gelar Safari Haji di Padang

Berita Terbaru

Ketua RT 02 RW 06 Kelurahan Kuranji Ardi Nansyah Putra Antoni.(poto: padangkita.com).

Regional

Gubernur Mahyeldi Gerak Cepat Tangani Banjir Kuranji Padang

Jumat, 7 Agu 2026 - 03:00 WIB

Pemerintah Kota Padang meresmikan kemitraan Sister City Padang bersama Pemerintah Kota Hildesheim, Jerman.(poto: padangkita.com).

Pemerintahan

Pemko Padang Perbarui Kemitraan Sister City Hildesheim Jerman

Jumat, 7 Agu 2026 - 02:00 WIB

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengajak Praja IPDN asal Sumbar untuk bersiap menjadi birokrat masa depan yang berintegritas tinggi.(poto: padangkita.com).

Pemerintahan

Gubernur Mahyeldi Dorong Praja IPDN Sumbar Jadi Birokrat Adaptif

Kamis, 6 Agu 2026 - 23:59 WIB