Jakarta, seriusnews.id-Salat menjadi ibadah wajib pertama yang Allah hisab pada hari kiamat. Karena itu, umat Islam perlu menjaga kualitas salat sekaligus menjauhi perilaku yang dapat mengurangi pahala ibadah.
Dalam sejumlah hadis, Rasulullah SAW menjelaskan beberapa golongan yang kehilangan kesempurnaan pahala salat akibat perbuatannya sendiri.
Imam yang Dibenci Jamaah
Rasulullah SAW mengingatkan imam agar menjaga akhlak dan hubungan baik dengan makmum. Imam yang memicu kebencian jamaah dapat kehilangan kesempurnaan pahala salatnya.
Orang yang Tidak Membaca Al-Fatihah
Nabi Muhammad SAW mewajibkan orang yang salat sendiri maupun imam membaca Surah Al-Fatihah. Rasulullah menegaskan salat tanpa Ummul Kitab tidak sah.
Orang yang Memutus Silaturahmi
Islam memerintahkan umatnya menjaga persaudaraan dan hubungan keluarga. Rasulullah SAW bahkan melarang keras tindakan memutus tali silaturahmi.
Peminum Khamr atau Miras
Rasulullah SAW menjelaskan peminum khamr kehilangan pahala salat selama 40 hari hingga bertaubat. Meski demikian, mereka tetap harus menjalankan salat wajib.
Orang yang Enggan Membayar Zakat
Allah SWT memerintahkan umat Islam mendirikan salat dan menunaikan zakat. Ulama mengingatkan sikap sengaja meninggalkan zakat dapat menghilangkan keberkahan amal.
Istri yang Membangkang tanpa Alasan Syariat
Rasulullah SAW meminta istri menjaga sikap dan menghormati suami dalam perkara yang dibenarkan agama.
Orang yang Mengkhianati Amanah
Pada masa lalu, Rasulullah SAW menyebut budak yang melarikan diri dari tanggung jawabnya termasuk golongan yang kehilangan kesempurnaan salat. Inti pesannya ialah larangan berkhianat terhadap amanah.
Pemakan Riba
Allah SWT mengharamkan riba karena membawa kerusakan dan menghapus keberkahan hidup. Para ulama juga mengingatkan bahwa dosa riba sangat besar.
Pemimpin yang Zalim
Islam memberi peringatan keras kepada pemimpin yang menipu dan menzalimi rakyat. Pemimpin harus menjaga keadilan dan menjalankan amanah dengan jujur.
Orang yang Tetap Berbuat Keji dan Mungkar
Allah SWT menjelaskan bahwa salat seharusnya mencegah perbuatan keji dan mungkar. Karena itu, seseorang perlu memperbaiki ibadah jika masih gemar melakukan maksiat.
Tanda Allah SWT Menerima Salat Seorang Hamba
Para ulama menyebut beberapa tanda penerimaan salat oleh Allah SWT, antara lain:
- Rendah hati dan tidak sombong
- Rajin berzikir kepada Allah
- Menjauhi maksiat
- Peduli kepada orang miskin dan musafir
- Membantu orang yang tertimpa musibah (nr*)









