BGN Audit Dapur MBG Saat Libur Sekolah, SPPG Tak Layak Akan Ditutup

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Agustina Arumsari( poto : ANTARA )

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Agustina Arumsari( poto : ANTARA )

Jakarta, seriusnews.id – Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar audit dapur MBG selama libur sekolah. BGN juga menutup Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak layak dan tidak memenuhi SOP.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Agustina Arumsari, menjelaskan langkah ini untuk meningkatkan kualitas layanan gizi. Ia juga menargetkan keamanan pangan yang lebih ketat di seluruh dapur MBG.

Libur Sekolah Jadi Waktu Evaluasi Lapangan

BGN memanfaatkan libur sekolah untuk menghentikan operasional dapur sementara. Tim BGN turun langsung ke lapangan untuk melakukan audit menyeluruh.

Agustina mengatakan langkah ini mempercepat perbaikan sistem. Ia menilai kondisi lapangan bisa dibenahi sebelum sekolah kembali aktif.

“Kami hentikan dapur sementara dan langsung audit. Saat sekolah mulai lagi, kami ingin kondisi sudah lebih baik,” ujarnya di Jakarta.

Baca Juga :  Relawan MBG Sumbar Minta Program Tetap Berjalan Selama Libur Sekolah

BGN memperketat validasi data penerima manfaat. Lembaga ini bekerja sama dengan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin). BGN juga berkoordinasi dengan instansi lain yang memiliki data terkait.

Langkah ini membantu memastikan data penerima lebih akurat. BGN ingin mengurangi kesalahan distribusi bantuan di lapangan.

Skema Insentif SPPG Akan Direvisi

BGN mengubah skema insentif SPPG yang selama ini berlaku. Semua SPPG sebelumnya menerima insentif Rp6 juta tanpa mempertimbangkan jumlah penerima.

Ke depan, BGN menyesuaikan insentif dengan jumlah penerima manfaat. Faktor lain seperti kualitas layanan juga ikut menentukan besaran insentif.

Agustina menilai skema lama tidak adil. Ia mencontohkan perbedaan jumlah penerima yang tidak tercermin dalam insentif.

“Kami akan menyesuaikan insentif dengan kondisi nyata di lapangan,” kata Agustina.

Baca Juga :  Prabowo Buka Suara! MBG untuk Anak Orang Kaya Boleh Ditolak

Penilaian Fokus pada Kualitas dan SOP

BGN menilai kinerja dapur tidak hanya dari jumlah makanan yang di hasilkan. Lembaga ini menambahkan penilaian kualitas makanan sebagai indikator utama.

BGN juga menilai kepatuhan terhadap SOP dan standar keamanan pangan. Dapur yang tidak memenuhi standar akan mendapat evaluasi ketat.

BGN bahkan membuka opsi penggabungan SPPG. Langkah ini untuk menata ulang sistem agar lebih efektif.

Melalui audit ini, BGN memperkuat reformasi program MBG. Lembaga ini ingin memastikan seluruh layanan berjalan lebih transparan dan tepat sasaran.

BGN menargetkan sistem baru yang lebih rapi saat siswa kembali ke sekolah. Program MBG juga di harapkan meningkatkan kualitas gizi nasional secara berkelanjutan.(ar)

Berita Terkait

Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi Pertalite Mulai Dimatangkan Pemerintah
Cegah PHK Pegawai Daerah, Pemerintah Tambah TKD Rp18,9 Triliun
Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan Reshuffle Kabinet
Erupsi Gunung Anak Krakatau Memaksa Enam Bandara Tutup Sementara
Erupsi Gunung Anak Krakatau Picu Dentuman dan Getaran di Jawa Barat
BMKG Deteksi 2.671 Titik Panas di Sumatera, Sumsel dan Riau Tertinggi
Cara Cek Desil Bansos DTSEN dan Pemutakhiran Data Kesejahteraan
DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Sah Desember 2026
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:28 WIB

Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi Pertalite Mulai Dimatangkan Pemerintah

Sabtu, 19 September 2026 - 20:03 WIB

Cegah PHK Pegawai Daerah, Pemerintah Tambah TKD Rp18,9 Triliun

Senin, 14 September 2026 - 16:40 WIB

Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan Reshuffle Kabinet

Minggu, 6 September 2026 - 20:38 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Memaksa Enam Bandara Tutup Sementara

Minggu, 6 September 2026 - 20:32 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Picu Dentuman dan Getaran di Jawa Barat

Berita Terbaru

Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.I.P., hadir menyambut para peserta dan pengurus APWI.(poto: kominfo).

Pemerintahan

Jamnas APWI IV NTB Mendorong Inovasi Birokrasi ASN

Senin, 21 Sep 2026 - 09:35 WIB