Kota Padang, seriusnews.id – Pemko Padang meluncurkan SAPA Puskesmas Padang untuk mempermudah masyarakat mengakses informasi layanan kesehatan.
Platform digital ini menampilkan kondisi fasilitas, ruang pelayanan, hingga peralatan medis di seluruh puskesmas melalui tur virtual yang dapat diakses dari gawai.
Dinas Kesehatan Kota Padang memperkenalkan Sistem Akses Pelayanan Berbasis Visual (SAPA) Puskesmas di Aula Dinas Kesehatan Kota Padang, Rabu (24/6/2026).
Program ini bertujuan meningkatkan keterbukaan informasi publik sekaligus mempercepat akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.
SAPA Puskesmas Tingkatkan Keterbukaan Informasi Layanan Kesehatan Publik
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Padang, Tarmizi Ismail, mengatakan pelayanan kesehatan harus terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat. Karena itu, pemerintah mendorong setiap puskesmas menyajikan informasi layanan secara terbuka dan mudah diakses.
Menurut Tarmizi, masyarakat perlu mengetahui fungsi setiap puskesmas beserta layanan yang tersedia di sekitarnya. Informasi yang lengkap akan membantu warga memilih fasilitas kesehatan sesuai kebutuhan.
“Pelayanan Puskesmas perlu terus kita tingkatkan dan masyarakat perlu mengetahui fungsi serta layanan apa saja yang tersedia di Puskesmas di sekeliling mereka,” ujarnya di hadapan kepala puskesmas dan perwakilan kader posyandu.
Melalui SAPA Puskesmas, warga tidak perlu lagi datang langsung hanya untuk melihat fasilitas pelayanan. Mereka cukup membuka portal digital untuk mengetahui kondisi setiap puskesmas.
Pemko Padang juga menargetkan peningkatan kualitas pelayanan di seluruh puskesmas. Pemerintah berharap masyarakat semakin percaya memanfaatkan fasilitas kesehatan tingkat pertama.
Tur Virtual Tampilkan Fasilitas Puskesmas Secara Lengkap Dan Jelas
Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, dr. Srikurnia Yati, menjelaskan masyarakat dapat membuka portal SAPA Puskesmas melalui alamat sapa.puskesmas.padang.go.id. Pengguna hanya perlu memilih menu Mulai Eksplorasi Peta untuk melihat lokasi seluruh puskesmas.
Portal tersebut menyediakan fitur Tur Virtual 360. Fitur ini menampilkan ruang IGD, ruang pemeriksaan, ruang persalinan, dan fasilitas pendukung lainnya.
Warga dapat melihat kondisi ruangan sebelum datang ke puskesmas. Informasi itu membantu masyarakat memilih lokasi pelayanan yang sesuai dengan kebutuhannya.
“Masyarakat dapat mengetahui Puskesmas mana yang memiliki IGD 24 jam maupun layanan persalinan, sehingga akses terhadap pelayanan kesehatan menjadi lebih mudah dan cepat,” jelas Srikurnia.
Fitur tersebut juga membantu masyarakat memperoleh informasi kesehatan tanpa harus mendatangi setiap puskesmas. Cara ini membuat proses pencarian layanan menjadi lebih praktis.
Pemko Padang Perkuat Pelayanan Persalinan Melalui Inovasi Digital Terbaru
Peluncuran SAPA Puskesmas berjalan seiring dengan target peningkatan pelayanan persalinan normal. Pemko Padang menargetkan sedikitnya 20 persen dari sekitar 13 ribu ibu hamil setiap tahun menjalani persalinan normal di puskesmas.
Pemerintah terus meningkatkan kualitas pelayanan di seluruh 24 puskesmas. Langkah tersebut bertujuan memberi pelayanan kesehatan yang semakin baik kepada masyarakat.
“Di akhir tahun nanti, seluruh 24 Puskesmas di Kota Padang akan terus kami tingkatkan kualitas pelayanannya untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” kata Tarmizi.
SAPA Puskesmas juga mendukung program Padang Melayani. Pemko menghubungkan platform tersebut dengan layanan Dokter Warga dan akses BPJS Kesehatan gratis.
Integrasi itu membuat masyarakat memperoleh informasi kesehatan melalui satu portal. Warga juga dapat mengenali layanan yang tersedia di setiap puskesmas dengan lebih cepat.
“Harapan kami, melalui SAPA Puskesmas dan berbagai program pendukung lainnya, visi mewujudkan Kota Padang sebagai kota pintar dan kota sehat dapat tercapai,” tutur Srikurnia.
Kehadiran SAPA Puskesmas menjadi langkah baru Pemko Padang dalam memperkuat layanan kesehatan berbasis digital. Inovasi ini mempermudah masyarakat memperoleh informasi yang cepat, terbuka, dan mudah diakses, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Kota Padang.(ar)









