Kunci Rumah Huntap Mandiri Diserahkan Pemerintah Kota Padang

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemko Padang dan BNPB serahkan kunci rumah Huntap Mandiri untuk korban bencana.(poto: padangkita.com).

Pemko Padang dan BNPB serahkan kunci rumah Huntap Mandiri untuk korban bencana.(poto: padangkita.com).

Kota Padang, seriusnews.id – Pemerintah Kota Padang bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana secara resmi menyerahkan kunci rumah Huntap Mandiri kepada masyarakat. Para penerima bantuan merupakan warga penyintas bencana hidrometeorologi yang melanda daerah tersebut pada November 2025 lalu. Agenda penyerahan ini berlangsung lancar di Kampung Tanjung, Kecamatan Kuranji, pada Jumat (10/7/2026).

Langkah cepat ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah dalam memulihkan kondisi psikologis dan ekonomi korban. Kehadiran hunian tetap yang baru memberikan kepastian tempat tinggal yang jauh lebih layak. Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, memimpin langsung prosesi penyerahan bersama Sekretaris Utama BNPB, Rustian.

Pemko Padang Apresiasi Dukungan Penuh Pemerintah Pusat

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Maigus Nasir menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas realisasi program perumahan ini. Dukungan anggaran dan teknis dari pusat mempercepat pemulihan sektor pemukiman warga terdampak. Sinergi yang kuat antara pusat dan daerah menjadi kunci utama keberhasilan program pemulihan pascabencana.

“Mewakili Bapak Wali, dan masyarakat Kota Padang, kami ucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat melalui BNPB,” ujar Maigus. Kehadiran hunian permanen ini membuat masyarakat dapat kembali merasakan kenyamanan tinggal di rumah yang aman.

Baca Juga :  Kebakaran Gedung Inspektorat Padang, Kantor Bapenda dan Penginapan Ikut Hangus

Pihak Pemko Padang juga terus memantau perkembangan warga yang hingga kini masih bertahan di fasilitas pengungsian. Pemerintah daerah berupaya keras agar masa transisi dari hunian sementara menuju hunian tetap berjalan singkat. Hal ini krusial untuk mengembalikan ritme kehidupan normal masyarakat seperti sedia kala.

Puluhan Hunian Tetap Tambahan Segera Dibangun Kembali

Maigus Nasir menambahkan bahwa pemerintah kini mengejar target pembangunan 22 unit rumah permanen tambahan. Langkah ini sengaja diambil agar seluruh penyintas yang berada di posko darurat bisa secepatnya pindah. Ketersediaan lahan yang aman dari risiko bencana menjadi prioritas utama dalam proyek lanjutan ini.

“Saya berharap masyarakat yang masih berada di Huntara agar bisa segera kembali ke hunian tetap,” tutur Maigus. Menurutnya, kepindahan ke rumah baru akan memotivasi warga untuk kembali beraktivitas secara produktif dan mandiri.

Merespons kebutuhan mendesak tersebut, Sestama BNPB Rustian langsung memberikan instruksi tegas kepada jajaran pelaksana di lapangan. Pihaknya meminta mitra kerja untuk segera memulai tahapan konstruksi fisik tanpa menunda waktu lagi. Kepastian anggaran dari pusat menjadi jaminan bahwa proyek ini harus selesai tepat waktu.

Baca Juga :  Sengketa Tapal Batas Tanah Datar dan Solok Diserahkan ke Mendagri, Kedua Bupati Sepakat Ikuti Keputusan

Sinergi Strategis BNPB Bersama PT Semen Padang

BNPB mempercayakan kelanjutan proyek infrastruktur penting ini kepada PT Semen Padang sebagai mitra strategis pembangunan. Perusahaan semen lokal tersebut dinilai memiliki kapabilitas teknis yang handal untuk menyediakan material bangunan berkualitas. Rustian menegaskan bahwa proses pengerjaan di lapangan harus berjalan efektif dan efisien.

“Untuk PT Semen Padang dikerjakan saja 22 rumah lagi, karena BNPB sudah menyediakan dana untuk pembangunannya,” tegas Rustian.

Selain membahas hunian, pertemuan tersebut juga mengupas langkah taktis mitigasi menghadapi ancaman perubahan iklim global. Rustian mengingatkan potensi datangnya fenomena El Nino yang dapat memicu bencana kekeringan panjang di wilayah Sumatra Barat. Sebagai antisipasi, BNPB mendorong Pemko Padang untuk segera memetakan titik pembangunan sumur bor dalam.

Fasilitas sumur bor ini nantinya akan menjaga stabilitas pasokan air bersih bagi warga pemukiman baru. Warga juga diimbau untuk tidak terjebak dalam rasa cemas yang berlebihan terhadap potensi bencana alam. Sebaliknya, masyarakat harus mengubah kekhawatiran tersebut menjadi sikap waspada dan budaya siaga bencana yang solid.(ar)

Berita Terkait

Wali Kota Padang Tinjau Pembangunan Jalan Pasir Jambak dan Drainase Tunggul Hitam
Pemko Padang dan Unes Kolaborasi Gelar Verifikasi Lapangan Padang Rancak Award 2026
TP-PKK Kota Padang Borong Juara Jambore PKK Sumbar 2026
TP-PKK Kota Padang Pukau Penonton Lomba Defile Jambore Sumbar 2026
Wali Kota Padang Lepas Kontingen TP-PKK Targetkan Juara Jambore Sumbar
Warga Mata Air Kreasikan Lomba Mural Kota Padang untuk Percantik Lingkungan
Normalisasi Sungai Lubuk Kilangan Padang Dikebut Demi Selamatkan Sawah Warga
Sertifikat Warisan Budaya Takbenda Sumatera Barat Diserahkan
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 18:46 WIB

Wali Kota Padang Tinjau Pembangunan Jalan Pasir Jambak dan Drainase Tunggul Hitam

Sabtu, 5 September 2026 - 18:29 WIB

Pemko Padang dan Unes Kolaborasi Gelar Verifikasi Lapangan Padang Rancak Award 2026

Jumat, 4 September 2026 - 17:16 WIB

TP-PKK Kota Padang Borong Juara Jambore PKK Sumbar 2026

Kamis, 3 September 2026 - 15:25 WIB

TP-PKK Kota Padang Pukau Penonton Lomba Defile Jambore Sumbar 2026

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Wali Kota Padang Lepas Kontingen TP-PKK Targetkan Juara Jambore Sumbar

Berita Terbaru