Kesiapan EPSS 2026 Pemkab Pasaman Integrasikan Data OPD

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertemuan Diskominfo dan BPS Kabupaten Pasaman membahas integrasi data dan pemanfaatan teknologi API di Kantor BPS Pasaman, baru-baru ini, sebagai persiapan menghadapi EPSS 2026.( poto: koranpadang.com).

Pertemuan Diskominfo dan BPS Kabupaten Pasaman membahas integrasi data dan pemanfaatan teknologi API di Kantor BPS Pasaman, baru-baru ini, sebagai persiapan menghadapi EPSS 2026.( poto: koranpadang.com).

Pasaman, seriusnews.id – Pemerintah Kabupaten Pasaman memperkuat integrasi data antarperangkat daerah untuk mendongkrak Indeks Pembangunan Statistik daerah tersebut. Langkah strategis ini menjadi bagian dari persiapan matang dalam menghadapi Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) 2026. Pemerintah daerah fokus pada peningkatan kualitas data secara menyeluruh sekaligus mempercepat transformasi digital di lingkungan birokrasi.

Upaya serius ini menjadi pembahasan utama dalam pertemuan intensif antara Diskominfo dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pasaman. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor BPS Pasaman dan dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait. Tampak hadir Kepala BPS Pasaman Nita Andriyani, Sekretaris Diskominfo Ahdi Susanto, serta Kepala Bidang TI dan e-Government Nurhaki.

Pemanfaatan Teknologi API Percepat Pertukaran Data Sektoral

Salah satu strategi utama yang didorong dalam pertemuan ini adalah pemanfaatan Application Programming Interface (API). Teknologi ini berfungsi untuk mempercepat proses pertukaran data antarorganisasi perangkat daerah secara real-time. Sistem canggih ini memungkinkan pembaruan data berlangsung otomatis sehingga instansi pemerintah tidak perlu melakukan input manual berulang kali.

Penerapan API juga efektif untuk mengurangi risiko duplikasi data yang sering terjadi antarinstansi. Selain itu, konsistensi data pemerintah daerah akan menjadi lebih terjamin dan valid. Langkah teknis ini menjadi lompatan penting dalam mewujudkan tata kelola data yang bersih dan modern.

Baca Juga :  Penyerahan SK Pensiun ASN Kabupaten Solok Momentum Tingkatkan Pelayanan Publik

Selain API, kedua lembaga juga membahas optimalisasi penggunaan aplikasi SPLP sebagai sarana komunikasi. Aplikasi ini menjadi layanan penghubung utama antarlembaga pemerintah di Kabupaten Pasaman. Melalui sistem ini, koordinasi dan bagi pakai data sektoral menjadi lebih terstruktur dan efisien.

Keamanan Sistem Data Terkontrol Melalui Kementerian Komunikasi

Akses terhadap aplikasi SPLP tersebut berjalan melalui sistem keamanan yang sangat ketat dan terkontrol. Setiap perangkat daerah wajib melakukan pendaftaran resmi melalui Kementerian Komunikasi dan Digital sebelum menggunakan layanan. Prosedur ketat ini bertujuan penuh untuk menjamin keamanan data sensitif milik pemerintah daerah.

Kepala BPS Pasaman, Nita Andriyani, menegaskan bahwa keberhasilan penilaian EPSS sangat bergantung pada komitmen kolaborasi. Setiap perangkat daerah harus aktif bekerja sama dalam menghasilkan data sektoral yang akurat. Menurutnya, evaluasi ini memiliki esensi yang jauh lebih dalam bagi kemajuan daerah.

Nita menyebut bahwa EPSS bukan sekadar ajang penilaian formalitas akhir tahun dari pemerintah pusat. Evaluasi ini menjadi momentum penting untuk membangun budaya kerja baru yang berbasis pada kekuatan data. Oleh karena itu, sinergi yang kuat antara BPS dan Diskominfo menjadi kunci utama kesuksesan program.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan Rp1 Miliar untuk Percepat Pemulihan Pascabencana Agam

Satu Data Indonesia Mudahkan Berbagi Informasi Pemerintahan

Sementara itu, Sekretaris Diskominfo Pasaman, Ahdi Susanto, menyatakan bahwa integrasi sistem berbasis digital memberikan banyak kemudahan. Perangkat daerah kini dapat saling berbagi informasi pembangunan secara cepat, tepat, dan aman. Langkah ini juga menjadi bukti nyata dukungan pemda terhadap kebijakan Satu Data Indonesia.

Dari sisi teknis, Kepala Bidang TI dan e-Government, Nurhaki, menambahkan bahwa penguatan sistem terus berjalan. Pihaknya terus memacu konektivitas agar seluruh ekosistem data pemerintah daerah dapat saling terhubung erat. Komitmen ini sekaligus menyinkronkan seluruh aplikasi agar tidak ada lagi proses penginputan data secara berulang.

Melalui seluruh rangkaian persiapan ini, Pemkab Pasaman menargetkan lonjakan nilai Indeks Pembangunan Statistik yang signifikan. Hasil akhir dari penguatan data ini bermuara pada terciptanya tata kelola pemerintahan yang transparan. Kebijakan publik yang lahir nantinya akan menjadi lebih efektif karena berbasis pada data yang akurat.(ar)

Berita Terkait

Satpol PP Padang Amankan 10 Pelajar Membolos Saat Jam Pelajaran Sekolah
Pemko Padang Matangkan Persiapan Hari Jadi Kota 2026
Pemprov Sumbar Buka Pendaftaran Seleksi Pimpinan Baznas 2026–2031 Secara Daring
Ranperda Pertanggungjawaban APBD Sumbar 2025 Resmi Disetujui DPRD
Pemko Padang Pacu Proyek Tender Pasca Bencana Hidrometeorologi
Kemendagri Resmikan Kota Padang Percontohan Nasional Pemulihan Bencana
Pemko Padang Kejar Pembangunan Huntap Balai Gadang Target Rampung Akhir Tahun 2026
Strategi TP-PKK Kota Padang Kejar Juara Umum Jambore Kader PKK Sumbar 2026
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:00 WIB

Satpol PP Padang Amankan 10 Pelajar Membolos Saat Jam Pelajaran Sekolah

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:00 WIB

Pemprov Sumbar Buka Pendaftaran Seleksi Pimpinan Baznas 2026–2031 Secara Daring

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:00 WIB

Ranperda Pertanggungjawaban APBD Sumbar 2025 Resmi Disetujui DPRD

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:00 WIB

Pemko Padang Pacu Proyek Tender Pasca Bencana Hidrometeorologi

Senin, 20 Juli 2026 - 19:00 WIB

Kemendagri Resmikan Kota Padang Percontohan Nasional Pemulihan Bencana

Berita Terbaru