Jambi, seriusnews.id – PT Semen Padang menggelar program Temu Jago Bangunan untuk meningkatkan kualitas sertifikasi kompetensi pekerja konstruksi di Jambi. Selain itu, agenda strategis ini melibatkan 90 tenaga kerja konstruksi dari Kota Jambi dan Kabupaten Muara Jambi.
Oleh karena itu, perusahaan semen tertua ini menggandeng Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Provinsi Jambi serta LSP Astekindo. Selanjutnya, kerja sama ini bertujuan membekali tukang bangunan dengan keterampilan teknis dan sertifikasi resmi.
Peningkatan Kompetensi Tukang Bangunan Melalui Pelatihan Teknis
Selama kegiatan, para peserta menerima materi komprehensif mengenai teknik konstruksi sesuai Standar Nasional Indonesia. Bahkan, instruktur berpengalaman memandu langsung sesi pemahaman produk hingga praktik penerapan material di lapangan.
Secara teknis, materi pelatihan mencakup teknik pembuatan fondasi, takaran adonan material, hingga metode aplikasi semen. Di samping itu, peserta juga mempelajari strategi pencegahan risiko kerusakan bangunan untuk menjaga ketahanan fisik konstruksi.
Sementara itu, Senior Sales Manager Central Sumatera PT Semen Padang, Nanda Kurniawan, menyebut tukang sebagai mitra strategis. Sebab, keterampilan tenaga kerja di lapangan sangat menentukan kekuatan, presisi, serta keandalan hasil bangunan masyarakat.
Oleh sebab itu, Nanda menegaskan komitmen perusahaan untuk terus membangun ekosistem konstruksi nasional secara berkelanjutan. Hasilnya, tenaga kerja yang kompeten akan menghasilkan bangunan yang kokoh, aman, dan berumur panjang.
Dukungan Regulasi Pemerintah Terhadap Pengakuan Keahlian Pekerja
Di sisi lain, Kepala Bidang Bina Konstruksi Dinas PUTR Provinsi Jambi, Irwan Syafwadi, menyambut positif inisiatif ini. Menurutnya, sertifikasi menjadi instrumen wajib untuk mengukur kualifikasi serta legalitas keahlian para pekerja bangunan.
Lebih lanjut, Irwan menjelaskan regulasi Pemerintah Nomor 14 Tahun 2021 mewajibkan kepemilikan Sertifikat Kompetensi Kerja. Pasalnya, dokumen sah tersebut menjadi pembuktian resmi atas keterampilan, pengetahuan, serta pengalaman kerja peserta.
Oleh karena itu, ia meminta seluruh peserta memanfaatkan momentum uji kompetensi ini secara maksimal dan serius. Sebab, sertifikat tersebut akan meningkatkan nilai tawar tukang di tengah persaingan industri yang ketat.
Senada dengan hal tersebut, Perwakilan LSP Astekindo Jambi, Lintong Sirait, menyampaikan sertifikat ini memberikan legitimasi dari negara. Bahkan, pengakuan resmi tersebut berpotensi membuka peluang karir pekerja hingga ke tingkat regional ASEAN.
Penguatan Sinergi Mitra Strategis Dan Sesi Asesmen
Sementara itu, Sales Manager Area Jambi PT Semen Padang, Ryan Eka Saputra, menekankan pentingnya silaturahmi. Sebab, aplikator bangunan bertindak sebagai ujung tombak yang mengaplikasikan produk langsung di tempat konsumen.
Oleh karena itu, komunikasi berkesinambungan penting untuk menjaga kepercayaan para tukang terhadap kualitas seluruh produk Semen Padang. Pada akhirnya, hubungan harmonis ini memperkuat posisi perusahaan sebagai pilihan utama masyarakat dalam memilih semen.
Kemudian, setelah mengikuti seluruh rangkaian materi teknis, para peserta menjalani sesi asesmen dan wawancara. Dalam tahap ini, tim asesor profesional dari LSP Astekindo Jambi menilai kelayakan peserta untuk mendapatkan sertifikat.
Sebagai penutup, acara diakhiri dengan pembagian doorprize menarik seperti sepeda, alat elektronik, hingga unit televisi. Hasilnya, salah satu peserta bernama Ibnu Hajar berhasil membawa pulang hadiah utama berupa televisi.(ar)








