KP2MI Buka Peluang Ratusan Tenaga Medis Indonesia Bekerja di UEA Lewat Kerja Sama ADCDA

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Christina Aryani, menerima langsung delegasi ADCDA.( poto : tvrinews.com )

Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Christina Aryani, menerima langsung delegasi ADCDA.( poto : tvrinews.com )

Jakarta, seriusnews.id – Tenaga medis Indonesia di UEA menjadi fokus kerja sama antara KP2MI dan Abu Dhabi Civil Defence Authority (ADCDA).

Pemerintah membuka peluang penempatan ratusan tenaga medis Indonesia di Persatuan Emirat Arab (UEA). Program ini menargetkan sektor layanan medis darurat di Abu Dhabi.

Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Christina Aryani, menerima langsung delegasi ADCDA. Pertemuan berlangsung di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta, Selasa, 23 Juni 2026. Selain itu, pertemuan ini membahas rencana rekrutmen tenaga kesehatan Indonesia.

Tindak Lanjut Verifikasi dari KBRI Abu Dhabi

Christina menjelaskan bahwa pembahasan ini berangkat dari verifikasi job order. Proses itu sebelumnya dilakukan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Abu Dhabi. Verifikasi tersebut memastikan kebutuhan tenaga medis dari ADCDA.

“Kami membahas peluang penempatan tenaga medis Indonesia di Persatuan Emirat Arab,” kata Christina dalam keterangan tertulis, Selasa (23/6/2026).

Baca Juga :  KP2MI Dukung Program SMK Go Global Pariaman, 300 Peserta Dilatih Kerja Luar Negeri 2026

Selain itu, pemerintah memastikan seluruh proses rekrutmen berjalan sesuai aturan. Pemerintah juga menyesuaikan kebutuhan dengan standar negara tujuan.

ADCDA membutuhkan tenaga medis untuk beberapa posisi. Posisi itu meliputi Advance Care Paramedic, Paramedic, dan Emergency Medical Technician (EMT). Semua posisi ini mendukung layanan darurat di Abu Dhabi.

Dengan demikian, peluang kerja terbuka bagi tenaga kesehatan Indonesia. Terutama bagi mereka yang memiliki kompetensi di bidang kegawatdaruratan.

Christina menyambut baik peluang kerja sama ini. Menurutnya, program ini sejalan dengan strategi pemerintah. Pemerintah ingin memperluas penempatan pekerja migran di sektor formal.

Selain itu, sektor layanan medis darurat di UEA memiliki standar tinggi. Oleh karena itu, tenaga medis Indonesia perlu memiliki kompetensi kuat agar mampu bersaing.

“Peluang ini strategis. Ini membuka akses bagi tenaga medis Indonesia untuk bekerja di layanan medis darurat dengan standar profesional tinggi,” ujarnya.

Baca Juga :  41.578 Personel Polri Naik Pangkat, Empat Perwira Resmi Sandang Komjen Polisi

Pemerintah Pastikan Kompetensi Tenaga Kerja

Selanjutnya, KP2MI memastikan proses rekrutmen berjalan ketat. Setiap kandidat harus memenuhi kualifikasi yang ditetapkan. Hal ini penting agar tenaga medis siap bekerja di lapangan internasional.

Untuk itu, KP2MI akan mempertemukan ADCDA dengan sejumlah Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI). Langkah ini mempercepat proses rekrutmen.

“Kami ingin memastikan tenaga medis Indonesia mampu memenuhi standar dan menunjukkan daya saing global,” kata Christina.

Selain membuka lapangan kerja baru, program ini juga memberi manfaat lain dan akan mendapat pengalaman kerja internasional. Pengalaman ini penting untuk meningkatkan kualitas SDM kesehatan.

Kemudian, kerja sama ini juga memperkuat posisi Indonesia di pasar tenaga kerja global. Terutama di sektor kesehatan dan layanan darurat.

Dengan demikian, program ini tidak hanya fokus pada penempatan kerja. Namun juga pada peningkatan kapasitas tenaga medis Indonesia di masa depan.(ar)

Berita Terkait

BMKG Rilis Peringatan Hujan Ekstrem Besok, Ini Wilayahnya
Gus Kikin Tegaskan PBNU Kembali ke Akar Tradisi Pesantren
Prabowo Buka Rakornas TPAKD, Mahyeldi Pacu Finansial Warga
BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Akibat Siklon Tropis
Daftar Lengkap Harga BBM Seluruh SPBU Oktober 2026
Petani Makin Mudah Tebus Pupuk Subsidi di KDKMP
Tunjangan Guru Non-ASN Mulai Cair Pekan Depan, Kemendikdasmen Tuntaskan Dokumen Pencairan
Buka MTQ Sijunjung, Gubernur Mahyeldi Tekankan Pengamalan Nilai Al-Qur’an
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:35 WIB

BMKG Rilis Peringatan Hujan Ekstrem Besok, Ini Wilayahnya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Gus Kikin Tegaskan PBNU Kembali ke Akar Tradisi Pesantren

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Prabowo Buka Rakornas TPAKD, Mahyeldi Pacu Finansial Warga

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:25 WIB

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Akibat Siklon Tropis

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Daftar Lengkap Harga BBM Seluruh SPBU Oktober 2026

Berita Terbaru

Deretan emas batangan Antam di Pegadaian siap diperjualbelikan seiring turunnya harga jual dan buyback hari ini.(poto: AI).

Bisnis

Harga Emas Antam Pegadaian Turun Hari Ini: Cek Rinciannya

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:51 WIB

Instruktur memandu teknik pengereman motor matik di lintasan Astra Motor Safety Riding Center.(ilustrasi poto: AI).

Otomotif

Trik Mencegah Rem Blong Motor Matik di Turunan Panjang

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:40 WIB

Ilustrasi Suasana jalanan kota saat hujan lebat dan langit mendung gelap, masyarakat diimbau waspadai potensi cuaca ekstrem.(poto: AI).

Nasional

BMKG Rilis Peringatan Hujan Ekstrem Besok, Ini Wilayahnya

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:35 WIB

Rais A’am KH Miftachul Akhyar dan Ketum PBNU Gus Kikin pimpin Apel Hari Santri 2026 di Ponpes Tebuireng Jombang, Kamis (22/10).(poto: kompas.com).

Nasional

Gus Kikin Tegaskan PBNU Kembali ke Akar Tradisi Pesantren

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:31 WIB