Sering Diabaikan! Kebiasaan Ini Ternyata Bikin Motor Turun Mesin

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Turun mesin merupakan kondisi kerusakan mesin parah yang mengharuskan komponen dalam dibongkar. (suzuki.co)

Turun mesin merupakan kondisi kerusakan mesin parah yang mengharuskan komponen dalam dibongkar. (suzuki.co)

Jakarta, Seriusnews.id – Turun mesin menjadi salah satu masalah yang paling ditakuti pemilik sepeda motor. Kondisi ini menandakan kerusakan serius pada komponen internal sehingga mekanik harus membongkar piston, ring piston, hingga crankshaft.

Selain memakan waktu, biaya perbaikannya juga cukup mahal. Karena itu, pemilik motor perlu mengenali penyebab turun mesin sejak awal agar dapat mencegah kerusakan lebih parah.

Sebelum motor mengalami turun mesin, biasanya muncul beberapa gejala seperti asap putih dari knalpot, suara mesin kasar, tenaga menurun, oli cepat habis, mesin overheat, dan motor sulit dinyalakan.

Telat Ganti Oli Jadi Penyebab Utama

Banyak pemilik motor sering telat mengganti oli. Padahal, oli yang terlalu lama dipakai akan kehilangan kemampuan melumasi mesin sehingga gesekan antar komponen meningkat.

Baca Juga :  BYD Atto 2 Hadir Bikin Heboh, Diprediksi Jadi Raja SUV Listrik Indonesia 2026

Kondisi tersebut dapat membuat piston macet, ring piston rusak, dan dinding silinder baret. Jika pemilik motor terus membiarkannya, mesin bisa mengalami turun mesin.

Jarang Servis Membuat Mesin Cepat Aus

Sebagian pengendara juga jarang melakukan servis berkala. Akibatnya, filter udara kotor dan pembakaran tidak sempurna membuat mesin bekerja lebih berat.

Suhu mesin pun meningkat dan komponen lebih cepat aus. Karena itu, pemilik motor perlu rutin melakukan servis agar performa mesin tetap stabil.

Menerobos Banjir Bisa Merusak Mesin

Banyak pengendara nekat menerobos banjir tanpa menyadari risikonya. Air dapat masuk ke ruang bakar dan memicu hydrolock, yaitu kondisi saat piston berhenti mendadak karena mesin tidak bisa mengompresi air.

Baca Juga :  Brio 2026 Makin Keren! Desain Sporty dan Mesin Irit BBM Bikin Tergoda

Masalah ini bisa merusak komponen mesin secara serius bahkan permanen.

Jangan Abaikan Air Radiator

Pemilik motor berpendingin radiator juga perlu rutin mengganti coolant. Cairan radiator yang kotor atau berkurang dapat memicu overheat dan merusak piston, klep, hingga ring piston.

Selain itu, modifikasi berlebihan, gaya berkendara kasar, dan kebiasaan membawa beban terlalu berat juga mempercepat kerusakan mesin.

Karena itu, pemilik motor sebaiknya rutin mengganti oli, melakukan servis berkala, dan menjaga cara berkendara agar mesin tetap awet serta terhindar dari turun mesin.

(my*)

Berita Terkait

Segini Pajak Tahunan Honda CR-V Hybrid RS e:HEV 2026, Tembus Rp9 Jutaan
Vespa Anniversary 80 Tahun Rilis di Indonesia, Tampil Mewah dan Ikonik
Lebih Mahal dari PCX, Ini Alasan Honda Super Cub C125 Dibanderol Selangit
DENZA D9 Siap Tantang Alphard, MPV Listrik Premium Ini Tembus 800 Km
Honda Fokus Perkuat Hybrid, Siapkan 15 Mobil Baru hingga 2030
Bukan Main! Suzuki Ertiga Hybrid 2026 Jadi MPV Keluarga Paling Efisien di Kelasnya
Toyota Land Cruiser FJ 2026 Resmi Meluncur, Baby Cruiser Bergaya Retro Ini Siap Goyang Suzuki Jimny
Jual Mobil Bekas Kok Susah Laku? Ternyata Ini Penyebabnya
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:03 WIB

Segini Pajak Tahunan Honda CR-V Hybrid RS e:HEV 2026, Tembus Rp9 Jutaan

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:45 WIB

Vespa Anniversary 80 Tahun Rilis di Indonesia, Tampil Mewah dan Ikonik

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:52 WIB

Lebih Mahal dari PCX, Ini Alasan Honda Super Cub C125 Dibanderol Selangit

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:32 WIB

DENZA D9 Siap Tantang Alphard, MPV Listrik Premium Ini Tembus 800 Km

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:18 WIB

Honda Fokus Perkuat Hybrid, Siapkan 15 Mobil Baru hingga 2030

Berita Terbaru

Ilustrasi Menjaga Lisan

Islami

Sebelum Bicara, Pahami Dulu 4 Jenis Ucapan Ini

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:37 WIB