Kasus Bom MAN 3 Padang, DPRD Sumbar Minta Penguatan Satgas Pencegahan Perundungan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 01:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Nanda Satria.(poto: koranpadang.com).

Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Nanda Satria.(poto: koranpadang.com).

Padang, seriusnews.id – Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Nanda Satria, meminta pemerintah daerah segera melakukan penguatan satgas pencegahan perundungan di lingkungan sekolah. Langkah cepat ini merespons munculnya dugaan kasus bom rakitan oleh salah satu siswa di lingkungan MAN 3 Padang.

Nanda menilai aksi perundungan tidak hanya menimbulkan trauma psikologis yang mendalam bagi korban. Tekanan lingkungan yang tidak sehat juga berpotensi membelokkan kecerdasan anak ke arah tindakan yang sangat negatif.

Ia mengagumi potensi intelektual anak yang mampu merakit benda berbahaya tersebut secara mandiri. Menurutnya, kemampuan membuat bom membuktikan bahwa siswa tersebut pada dasarnya memiliki kecerdasan yang sangat tinggi.

Namun, intimidasi dari lingkungan sekitar membuat potensi besar itu tersalurkan pada jalur yang salah. Intervensi yang buruk dari oknum tertentu sukses mengubah kemampuan positif anak menjadi aksi yang membahayakan.

Tekanan Lingkungan Merusak Kecerdasan Anak Di Sekolah

Politisi DPRD Sumbar ini meyakini masih banyak anak bertalenta tinggi lain yang membutuhkan perhatian khusus. Pemerintah dan pihak sekolah wajib memberikan pendampingan yang tepat agar potensi mereka berkembang maksimal.

Baca Juga :  Kebakaran Gedung Inspektorat Padang, Kantor Bapenda dan Penginapan Ikut Hangus

Nanda menegaskan bahwa anak-anak cerdas ini memegang peran kunci dalam mewujudkan visi Generasi Emas Indonesia. Lingkungan sosial yang beracun tidak boleh menjadi alasan utama yang membuat mereka kehilangan arah masa depan.

DPRD Sumbar sendiri sudah bergerak sejak tahun lalu untuk mengantisipasi masalah krusial ini. Lembaga legislatif tersebut mendorong program masif untuk mencegah aksi perundungan dan memperkuat kesehatan mental remaja.

Program strategis ini melibatkan para kepala sekolah, wakil kepala sekolah, serta guru bimbingan dan konseling. Pihak sekolah juga menggandeng siswa penggerak pada tingkat SMA sederajat di seluruh wilayah Sumatera Barat.

DPRD Sumbar Gandeng Banyak Pihak Cegah Perundungan

Dalam menyukseskan program tersebut, DPRD Sumbar menjalin kerja sama erat dengan Youth Health Care. Mereka juga melibatkan Ikatan Pelajar Muhammadiyah guna menjangkau komunikasi langsung antarpelajar secara lebih efektif.

Kolaborasi tahun lalu itu fokus membahas penanganan kasus perundungan dan mitigasi kesehatan mental para remaja. Seluruh pemangku kepentingan berkumpul untuk merumuskan solusi konkret atas ancaman kekerasan fisik maupun verbal.

Baca Juga :  8 Bulan Mahasiswa Unand Hilang Misterius, Kampus dan Polisi Terus Lakukan Pencarian

Pertemuan besar tersebut akhirnya menghasilkan sebuah rekomendasi utama berupa pembentukan satuan tugas khusus. Fungsi utama satgas ini adalah menampung setiap laporan intimidasi sekaligus melakukan pembinaan intensif kepada siswa.

Nanda sangat berharap komitmen bersama ini mampu memutus mata rantai kekerasan di sekolah. Satgas baru ini memikul tanggung jawab besar agar tidak ada lagi siswa yang menjadi korban.

Satuan Tugas Harus Bekerja Lebih Efektif Dan Nyata

Berdasarkan laporan dari dinas terkait, pihak berwenang sebenarnya telah memulai proses pembentukan satgas tersebut. Namun, Nanda memandang kinerja unit kerja ini masih memerlukan penguatan besar agar bekerja optimal di lapangan.

Ia mendesak penguatan fungsi satgas secara menyeluruh agar peristiwa memilukan di MAN 3 Padang tidak terulang. Pengawasan ketat harus berjalan setiap hari demi menjamin keamanan seluruh peserta didik selama belajar.

Nanda menutup keterangannya dengan menegaskan kembali fungsi utama institusi pendidikan di Sumatera Barat. Sekolah wajib menjadi tempat paling aman bagi anak untuk tumbuh, belajar, dan mengoptimalkan seluruh potensi terbaik mereka.(ar)

Berita Terkait

Nakhoda Baru Kodaeral II Siap Jaga Pesisir Ranah Minang
BPJS Kesehatan Buka Layanan di MPP Tanah Datar Tiap Kamis
Defri Mulyadi Kembali Pimpin IJTI Sumbar 2026–2030
Tol Sicincin–Bukittinggi Tembus Bukit Barisan Mulai 2027
Investasi SDM Kunci Utama Kemajuan Padang Menuju Kota Kreatif
Razia Hiburan Malam Padang, Polisi Ciduk 2 Pria Positif Sabu
Semen Padang Kucurkan Rp104 Juta untuk Warga Lambung Bukit
PPS Sakato Semen Padang Borong 26 Medali di Festival Silat 2026
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:26 WIB

BPJS Kesehatan Buka Layanan di MPP Tanah Datar Tiap Kamis

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Defri Mulyadi Kembali Pimpin IJTI Sumbar 2026–2030

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Tol Sicincin–Bukittinggi Tembus Bukit Barisan Mulai 2027

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Investasi SDM Kunci Utama Kemajuan Padang Menuju Kota Kreatif

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:35 WIB

Razia Hiburan Malam Padang, Polisi Ciduk 2 Pria Positif Sabu

Berita Terbaru

Secangkir air rebusan kulit manis hangat beralas tatakan kayu, disajikan bersama batang kayu manis, bubuk rempah, dan madu di meja dapur.

Kesehatan

Rahasia Manfaat Kulit Manis untuk Gula Darah dan Diet Sehat

Rabu, 28 Okt 2026 - 14:36 WIB

Deretan rempah herbal alami seperti kunyit, jahe, bawang putih, dan daun salam yang ampuh menurunkan kolesterol.

Kesehatan

5 Herbal Penurun Kolesterol Alami yang Terbukti Manjur

Rabu, 28 Okt 2026 - 14:30 WIB

Seduhan kunyit hangat, madu alami, dan lidah buaya yang ampuh meredakan gejala asam lambung serta maag.

Kesehatan

5 Obat Herbal Asam Lambung Alami yang Redakan Maag Cepat

Rabu, 28 Okt 2026 - 14:26 WIB

Ilustrasi Uji coba implementasi platform LMS Ruang Kelas Digital di hadapan siswa dan guru SMPN 17 Kota Padang.(poto: AI).

Pendidikan

SMPN 17 Padang Uji Coba Ruang Kelas Digital Diskominfo

Rabu, 28 Okt 2026 - 14:21 WIB