Prabowo Soroti Kebocoran Kekayaan Negara di Munas NU Bangkalan 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto saat menutup Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama di Kampus IAI Syaichona Mohammad Cholil, Selasa (23/6/2026).( poto : tvrinews.com )

Presiden Prabowo Subianto saat menutup Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama di Kampus IAI Syaichona Mohammad Cholil, Selasa (23/6/2026).( poto : tvrinews.com )

Jakarta, seriusnews.id – Presiden Prabowo Subianto menyoroti kebocoran kekayaan sumber daya negara saat menutup Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama di Kampus IAI Syaichona Mohammad Cholil, Selasa (23/6/2026). Ia menyampaikan keprihatinan mendalam atas hilangnya potensi ekonomi nasional yang tidak kembali ke masyarakat.

Dalam pidato di hadapan para kiai dan ulama, Prabowo menegaskan bahwa praktik kebocoran ekonomi tidak boleh terus terjadi. Ia menilai negara harus memastikan seluruh kekayaan alam dapat memberi manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat.

Prabowo mengaku baru menyadari besarnya kebocoran kekayaan negara setelah 18 bulan menjalankan pemerintahan. Ia menyebut temuan tersebut membuatnya terkejut sekaligus prihatin.

Ia menegaskan bahwa kondisi itu tidak boleh dibiarkan berlanjut. Menurutnya, pemerintah memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk menjaga kekayaan negara agar tidak hilang sia-sia.

Prabowo juga menekankan bahwa langkah yang ia ambil bukan untuk mencari kesalahan masa lalu. Namun, ia menyebut pemerintah harus memperbaiki sistem agar tidak merugikan generasi mendatang.

Baca Juga :  PT Semen Padang Latih Petani Kopi Bantjah Ciptakan Produk Olahan Nilai Tambah

Paparkan Efisiensi Pembangunan Infrastruktur

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo memaparkan data pembangunan infrastruktur di Jawa Timur. Ia menyebut pemerintah baru saja meresmikan 1.151 kilometer jalan desa dan jalan daerah dengan anggaran sekitar Rp5,4 triliun.

Ia menilai angka tersebut menunjukkan potensi besar jika pengelolaan anggaran dilakukan secara efisien. Menurutnya, dana yang sama dapat menghasilkan lebih banyak infrastruktur jika tidak terjadi kebocoran.

Prabowo juga menyoroti kebutuhan besar masyarakat terhadap jalan, jembatan, hingga fasilitas pendidikan. Ia menegaskan pemerintah harus memastikan anggaran benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat.

Dalam pidatonya, Prabowo juga memaparkan langkah pemerintah dalam menertibkan sektor sumber daya alam. Ia menyebut pemerintah telah mengambil alih lebih dari 5 juta hektare lahan sawit yang melanggar aturan.

Selain itu, pemerintah juga menutup ratusan tambang ilegal yang beroperasi tanpa izin. Prabowo menegaskan banyak aktivitas tersebut berlangsung bertahun-tahun tanpa pengawasan negara.

Ia menilai praktik itu merugikan negara dalam jumlah besar. Karena itu, pemerintah memperkuat penegakan hukum di sektor perkebunan dan pertambangan.

Baca Juga :  Kabar Gembira! Insentif 200 Ribu Kendaraan Listrik Segera luncur

Tantangan Pengawasan Wilayah Luas

Prabowo mengakui bahwa penertiban aktivitas ilegal tidak berjalan mudah. Ia menyebut luasnya wilayah Indonesia menjadi tantangan utama dalam pengawasan sumber daya alam.

Pemerintah telah mengerahkan TNI AL, Bea Cukai, serta berbagai aparat terkait untuk memperketat pengawasan. Namun, ia mengakui penyelundupan masih terus terjadi di sejumlah titik.

Meski begitu, Prabowo menegaskan pemerintah tidak akan berhenti melakukan penindakan. Ia menyebut upaya ini membutuhkan konsistensi dan kerja jangka panjang.

Prabowo menutup pidatonya dengan penegasan soal pentingnya integritas birokrasi. Ia menekankan bahwa pemerintahan bersih menjadi kunci utama dalam menjaga kekayaan negara.

Ia menolak segala bentuk korupsi di lingkungan pemerintahan. Menurutnya, negara tidak akan mampu berkembang jika sumber daya terus bocor dan tidak di nikmati rakyat.

Prabowo menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki sistem pemerintahan. Ia menilai langkah ini penting agar kekayaan Indonesia benar-benar digunakan untuk kesejahteraan masyarakat.(ar)

Berita Terkait

Atome Finance Bantu Pemulihan Ekonomi Masyarakat Terdampak Bencana di Agam
Kota Padang Raih Juara Anugerah Adinata Syariah Sumbar 2026
Strategi Perkembangan Industri Tercepat: Langkah Nyata Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Modern
Kota Tua Padang Simpan Potensi Besar Dorong Ekonomi
Wali Kota Pariaman Salurkan Bantuan Paket Usaha Batik dan Rajutan
Sumbar Siap Jadi Tuan Rumah Indian Ocean High-Level Forum 2027
Pemprov Sumbar Apresiasi Event BOM Run 2026 Penggerak Ekonomi Daerah
Pemerintah Resmi Menunda Penerapan Pajak Marketplace Indonesia
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:38 WIB

Atome Finance Bantu Pemulihan Ekonomi Masyarakat Terdampak Bencana di Agam

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Kota Padang Raih Juara Anugerah Adinata Syariah Sumbar 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:36 WIB

Strategi Perkembangan Industri Tercepat: Langkah Nyata Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Modern

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:48 WIB

Kota Tua Padang Simpan Potensi Besar Dorong Ekonomi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Wali Kota Pariaman Salurkan Bantuan Paket Usaha Batik dan Rajutan

Berita Terbaru

Petuga pilah kota Padang.(poto: padangkita.com).

Pemerintahan

Pemko Padang Rekrut 60 Penggerak Pilah Sampah

Senin, 24 Agu 2026 - 19:53 WIB

Surat edaran Gubernur Jambi.(poto: jemarionline.com).

Pendidikan

Pemprov Jambi Resmi Terapkan Pembelajaran Daring Seluruh Sekolah

Senin, 24 Agu 2026 - 16:38 WIB