Kota Padang, seriusnews.id – Revitalisasi Pasar Raya Padang menjadi prioritas Pemerintah Kota Kota Padang dalam meningkatkan kualitas pusat perdagangan rakyat. Pemerintah menargetkan proyek ini selesai pada akhir Agustus 2026 agar pedagang dapat kembali beraktivitas di basement pada September 2026.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Fizlan Setiawan, menyampaikan bahwa tim langsung menjalankan revitalisasi secara bertahap. Ia menyebut pekerjaan dimulai dari basement Blok II dan Blok III sebelum pemerintah mengembalikan pedagang ke area tersebut.
Pemerintah Fokus Perbaiki Basement
Fizlan menjelaskan tim teknis mulai menata basement Blok II dan Blok III untuk meningkatkan fungsi kawasan itu sebagai pusat perdagangan. Pekerja memperbaiki infrastruktur dasar dan menata ulang fasilitas di area tersebut.
Ia menegaskan pemerintah menyiapkan seluruh sarana dan prasarana terlebih dahulu sebelum pedagang kembali masuk. Langkah ini bertujuan menjaga kenyamanan dan kelancaran aktivitas perdagangan setelah proyek selesai.
“Untuk sandang pangan nanti, kita selesaikan terlebih dahulu basement Blok II dan III, baru di pindahkan ke dalam. Jadi sarana dan prasarananya disiapkan dulu,” ujar Fizlan.
Fizlan memastikan panitia telah menyelesaikan seluruh proses tender proyek revitalisasi. Pemerintah kini hanya menunggu penandatanganan kontrak sebelum pekerjaan fisik di mulai.
Dinas Pekerjaan Umum memproses administrasi kontrak agar pelaksanaan proyek segera berjalan sesuai jadwal.
“Kita menunggu proses tanda tangan kontrak di PU. Semua proses tender sudah selesai dan sekarang masuk tahap kelengkapan administrasi kontrak,” kata Fizlan, Senin (22/6/2026).
Setelah kontrak di teken, tim pelaksana langsung bergerak ke tahap pekerjaan di lapangan.
Pemkot Relokasi 34 Pedagang
Pemerintah Kota Padang memindahkan 34 pedagang dari basement Blok II dan Blok III ke lobi Blok III Pasar Raya Padang.
Petugas menyiapkan lapak sementara berukuran 2×2 meter agar pedagang tetap bisa berjualan selama proyek berlangsung. Pemerintah juga mengatur penempatan pedagang agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tertib di lokasi sementara.
Relokasi ini bertujuan mengosongkan basement agar pekerja bisa mempercepat proses revitalisasi tanpa hambatan.
Fizlan menyatakan pemerintah terus mengawal progres pekerjaan agar sesuai jadwal. Ia menegaskan tim mengejar target penyelesaian pada akhir Agustus 2026.
Setelah pekerjaan selesai, pedagang langsung kembali menempati basement yang sudah di perbarui pada September 2026.
“Di usahakan akhir Agustus selesai dan September sudah bisa masuk kembali ke basement,” ujarnya.
Pemerintah Kota Padang berharap revitalisasi ini menghadirkan Pasar Raya yang lebih tertata, nyaman, dan mendukung aktivitas ekonomi pedagang secara lebih optimal.(ar)









