Bukit Tinggi, seriusnews.id – Longsor Lembah Anai Tutup total jalur utama Padang–Bukittinggi pada Kamis (25/6/2026). Petugas meminta pengendara dari arah Kota Padang maupun Bukittinggi menggunakan jalur alternatif melalui Malalak atau Sitinjau Lauik.
Longsor terjadi sekitar pukul 13.00 WIB di KM 66.700 atau sekitar 500 meter dari Jembatan Kembar. Material tanah dan batu berukuran besar menutupi badan jalan sehingga kendaraan tidak dapat melintas.
Hingga pukul 16.00 WIB, petugas masih menutup akses dari kedua arah. Mereka memasang portal dan berjaga di sekitar lokasi untuk mencegah kendaraan mendekati area longsor.
HKI Temukan Batu Besar di Lereng Bukit
Hutama Karya Infrastruktur (HKI) memantau kondisi lokasi menggunakan drone. Dari hasil pemantauan itu, petugas melihat batu berukuran besar di bagian atas perbukitan yang berpotensi jatuh ke badan jalan.
Kondisi tersebut membuat petugas belum bisa memulai pembersihan material longsor. Mereka masih menunggu situasi benar-benar aman sebelum mengerahkan alat berat.
Selain itu, tanah di sekitar lokasi masih menunjukkan pergerakan. Karena itu, proses pembersihan diperkirakan baru dapat dilakukan paling cepat pada hari berikutnya, tergantung perkembangan di lapangan.
Laporan langsung akun TikTok Bastra Sinaro menyebutkan pihak HKI dan kepolisian mengarahkan pengguna jalan untuk berbalik arah. Petugas menilai belum ada kepastian kapan jalur Lembah Anai bisa kembali dibuka.
Dari tayangan di lokasi, batu-batu besar terlihat memenuhi badan jalan. Petugas Polres Padang Panjang juga terus mengawasi area longsor untuk mengantisipasi kemungkinan longsor susulan.
Meski akses terputus total, kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Saat longsor terjadi, tidak ada kendaraan yang sedang melintas di titik kejadian.
“Alhamdulillah tidak ada korban,” demikian di sampaikan dalam laporan langsung dari lokasi longsor.
Jalur Lembah Anai saat ini masih dalam tahap pembangunan setelah rusak akibat galodo pada akhir tahun lalu. HKI menyebut progres pengerjaan ruas tersebut telah mencapai sekitar 73 persen.
Sebelum longsor terbaru ini terjadi, jalur Lembah Anai sudah kembali di buka selama 24 jam penuh untuk mendukung arus lalu lintas Padang–Bukittinggi. Namun longsor yang terjadi pada Kamis siang memaksa petugas kembali menutup total akses jalan demi keselamatan pengguna jalan.(ar)









