Revitalisasi Pabrik Indarung I Siap Jadi Pusat Budaya

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 7 September 2026 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Warisan Budaya Kementerian Kebudayaan, Agus Widiatmoko, meninjau langsung kompleks peninggalan bersejarah di Kota Padang pada Jumat (4/9/2026).(poto: padangkita.com).

Direktur Warisan Budaya Kementerian Kebudayaan, Agus Widiatmoko, meninjau langsung kompleks peninggalan bersejarah di Kota Padang pada Jumat (4/9/2026).(poto: padangkita.com).

Padang, seriusnews.id – Kementerian Kebudayaan bersama PT Semen Padang menyiapkan langkah revitalisasi Pabrik Indarung I untuk mengubah kawasan cagar budaya nasional ini menjadi ruang publik inklusif. Penataan ulang bekas pabrik semen tertua di Tanah Air tersebut bertujuan menghidupkan kembali denyut sejarah melalui berbagai aktivitas seni dan kegiatan kebudayaan masyarakat.

Direktur Warisan Budaya Kementerian Kebudayaan, Agus Widiatmoko, meninjau langsung kompleks peninggalan bersejarah di Kota Padang pada Jumat (4/9/2026). Rombongan kementerian menyambangi lokasi untuk mematangkan konsep transformasi adaptif fasilitas industri yang memegang peranan krusial dalam sejarah industrialisasi Indonesia.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, dan Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan, Idris, menyambut hangat kunjungan kerja tersebut. Kedua belah pihak berdiskusi intensif guna merancang penataan kawasan tanpa menghilangkan karakter otentik maupun nilai historisnya.

Agus Widiatmoko menegaskan komitmen pemerintah untuk merealisasikan penataan kawasan agar bekas pabrik tidak sekadar menjadi monumen mati. Pihaknya ingin menyulap area yang sudah berhenti beroperasi menjadi wadah kreasi budaya yang fungsional serta produktif bagi publik.

Baca Juga :  Pemko Padang Perkuat Persiapan Penilaian Kota Pangan Aman 2026 Bersama BBPOM

Salah satu titik utama yang masuk dalam rencana penataan adalah area kolam tua di dalam kompleks pabrik. Pemerintah merancang perubahan fungsi kolam nonaktif tersebut menjadi fasilitas amfiteater sebagai ruang pertunjukan seni terbuka.

Pendekatan rekayasa ruang ini bertujuan membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat untuk berinteraksi dan berkesenian. Kehadiran ruang publik baru ini diyakini mampu menjaga relevansi cagar budaya dengan dinamika kebutuhan masyarakat modern.

Transformasi Bekas Pabrik Semen Menjadi Ruang Publik

Aktivasi kawasan industri bersejarah ini juga masuk dalam peta jalan strategis jangka panjang menuju pengakuan Warisan Budaya Dunia UNESCO. Pemerintah belajar dari kesuksesan pendaftaran Tambang Batu Bara Ombilin Sawahlunto yang membutuhkan komitmen keberlanjutan kuat.

Agus menekankan bahwa pengelolaan manajemen dan pengisian aktivitas budaya menjadi syarat mutlak sebelum melangkah ke panggung dunia. Pemerintah tidak ingin cagar budaya hanya mengantongi sertifikat internasional tanpa memiliki aktivitas kehidupan di dalamnya.

Baca Juga :  Pemko Padang Raih Apresiasi Satgas Pusat Usai Percepat Pemulihan Bencana

Jajaran manajemen PT Semen Padang menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif pelestarian dari Kementerian Kebudayaan. Win Bernadino menilai kunjungan ini menjadi momentum strategis dalam mengukuhkan posisi Pabrik Indarung I sebagai peninggalan bernilai tinggi.

Bagi PT Semen Padang, kompleks Indarung I merupakan bukti fisik perjalanan panjang perusahaan sebagai pelopor industri semen nasional. Upaya pelestarian yang berpadu dengan optimalisasi fungsi ruang dinilai sejalan dengan visi perusahaan untuk berkontribusi kepada masyarakat.

Peta Jalan Strategis Menuju Pengakuan Dunia UNESCO

Manajemen perusahaan berharap nilai sejarah kawasan tetap terjaga rapat meski nantinya memiliki fungsi baru yang bermanfaat. Sinergi lintas sektor antara kementerian, BUMN, pemerintah daerah, dan komunitas menjadi kunci utama keberhasilan proyek ini.

Kolaborasi harmonis antara narasi sejarah dan ruang kreasi modern siap membawa Pabrik Indarung I memasuki babak baru. Kawasan peninggalan industri ini berpeluang besar bertransformasi menjadi oase kebudayaan yang mengedukasi serta menginspirasi generasi mendatang.(ar)

Berita Terkait

Reses DPRD Kota Padang Jupri Serap Aspirasi Warga Gurun Laweh
Wali Kota Padang Tinjau Pembangunan Jalan Pasir Jambak dan Drainase Tunggul Hitam
Pemko Padang dan Unes Kolaborasi Gelar Verifikasi Lapangan Padang Rancak Award 2026
TP-PKK Kota Padang Borong Juara Jambore PKK Sumbar 2026
TP-PKK Kota Padang Pukau Penonton Lomba Defile Jambore Sumbar 2026
Wali Kota Padang Lepas Kontingen TP-PKK Targetkan Juara Jambore Sumbar
Warga Mata Air Kreasikan Lomba Mural Kota Padang untuk Percantik Lingkungan
Normalisasi Sungai Lubuk Kilangan Padang Dikebut Demi Selamatkan Sawah Warga
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 20:07 WIB

Reses DPRD Kota Padang Jupri Serap Aspirasi Warga Gurun Laweh

Senin, 7 September 2026 - 20:01 WIB

Revitalisasi Pabrik Indarung I Siap Jadi Pusat Budaya

Sabtu, 5 September 2026 - 18:29 WIB

Pemko Padang dan Unes Kolaborasi Gelar Verifikasi Lapangan Padang Rancak Award 2026

Jumat, 4 September 2026 - 17:16 WIB

TP-PKK Kota Padang Borong Juara Jambore PKK Sumbar 2026

Kamis, 3 September 2026 - 15:25 WIB

TP-PKK Kota Padang Pukau Penonton Lomba Defile Jambore Sumbar 2026

Berita Terbaru

Direktur Warisan Budaya Kementerian Kebudayaan, Agus Widiatmoko, meninjau langsung kompleks peninggalan bersejarah di Kota Padang pada Jumat (4/9/2026).(poto: padangkita.com).

Regional

Revitalisasi Pabrik Indarung I Siap Jadi Pusat Budaya

Senin, 7 Sep 2026 - 20:01 WIB