Payakumbuh, seriusnews.id – Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menegaskan bahwa bantuan tersebut menjadi wujud nyata solidaritas antardaerah. Menurutnya, pemerintah daerah yang tidak terdampak bencana memiliki tanggung jawab moral untuk membantu daerah yang sedang bangkit dari musibah.
Selain itu, Zulmaeta menilai kerja sama antardaerah mampu mempercepat proses pemulihan masyarakat. Ia mengajak seluruh pemerintah daerah untuk terus memperkuat semangat kebersamaan saat menghadapi bencana.
“Ketika saudara sedang menghadapi musibah, sudah menjadi tanggung jawab moral bagi kita untuk hadir, membantu, dan saling menguatkan,” ujarnya.
Selanjutnya, Zulmaeta menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Agam mengajukan proposal permohonan bantuan keuangan sesuai mekanisme pemerintah. Langkah tersebut membuka proses penyaluran bantuan secara resmi.
Kemudian, Pemko Payakumbuh menindaklanjuti kebijakan Kementerian Dalam Negeri mengenai pemanfaatan tambahan Transfer ke Daerah (TKD). Kebijakan itu memberi ruang bagi daerah yang tidak terdampak bencana untuk membantu daerah yang menjalankan rehabilitasi dan rekonstruksi.
Dana Bantuan Percepat Pemulihan Berbagai Sektor Strategis Daerah Sekarang
Zulmaeta berharap bantuan senilai Rp1 miliar mampu mempercepat pemulihan berbagai sektor di Kabupaten Agam. Pemerintah Kabupaten Agam akan menggunakan anggaran tersebut untuk membangun kembali infrastruktur, memulihkan layanan publik, menggerakkan perekonomian, mendukung pendidikan, serta memperbaiki kehidupan sosial masyarakat.
Karena itu, ia meminta seluruh pemerintah daerah terus memperkuat kolaborasi. Menurutnya, kerja sama yang solid akan mempercepat proses rehabilitasi sekaligus mempercepat aktivitas masyarakat kembali normal.
“Kolaborasi dan sinergi antarpemerintah daerah harus terus diperkuat. Dengan kebersamaan, proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitasnya secara normal,” katanya.
Tidak hanya itu, Pemko Payakumbuh juga mengalokasikan bantuan keuangan masing-masing Rp1 miliar kepada Kabupaten Lima Puluh Kota dan Kabupaten Aceh Singkil. Kedua daerah tersebut juga sedang menjalani proses pemulihan pascabencana.
Dengan demikian, komitmen Pemko Payakumbuh tidak hanya berfokus pada satu daerah. Pemerintah kota itu juga memperkuat semangat gotong royong antardaerah melalui dukungan anggaran.
Bupati Agam Apresiasi Dukungan Percepat Pemulihan Pascabencana Bersama Pemerintah
Sementara itu, Bupati Agam Benny Warlis menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Payakumbuh. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat terdampak.
Lebih lanjut, Benny memastikan Pemerintah Kabupaten Agam akan memanfaatkan bantuan tersebut sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku. Ia optimistis dukungan dari berbagai pihak akan mempercepat pemulihan daerahnya.
“Dukungan ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan persaudaraan antardaerah tetap terjaga. Kami optimistis proses pemulihan akan berjalan lebih baik dengan dukungan dari berbagai pihak,” ujarnya.
Terakhir, pertemuan tersebut menghadirkan Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda, Asisten Administrasi Umum Setdako Payakumbuh Ifon Satria Chan, Kepala Badan Keuangan Daerah Andi Narwan, Inspektur Kota Payakumbuh Syahril, serta jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Agam.
Kehadiran mereka memperkuat koordinasi antara kedua pemerintah daerah untuk mempercepat program pemulihan pascabencana.(ar)









