Polresta Padang Ungkap Motif Ledakan Bom Molotov di MAN 3 Padang

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolresta Padang, Kombes Pol Apri Wibowo, mengonfirmasi bahwa jajarannya sudah memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian.(poto: infosumbar.net).

Kapolresta Padang, Kombes Pol Apri Wibowo, mengonfirmasi bahwa jajarannya sudah memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian.(poto: infosumbar.net).

Padang, seriusnews.id – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang bergerak cepat mengungkap motif di balik peristiwa menegangkan di lingkungan sekolah. Polisi menduga kuat aksi nekat seorang siswa yang memicu ledakan bom molotov man 3 Padang berlatar belakang aksi perundungan. Kejadian berbahaya ini berlangsung di kawasan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, pada Selasa (14/7).

Penyelidikan awal aparat kepolisian membeberkan bahwa pelaku merupakan seorang siswa kelas XII berinisial L. Remaja pria tersebut menghadapi tekanan psikologis berat karena menerima perlakuan bullying dari teman sekolahnya dalam waktu yang cukup lama. Kondisi yang tertekan ini mendorongnya nekat merakit senjata berbahaya.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Apri Wibowo, mengonfirmasi bahwa jajarannya sudah memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian. Petugas di lapangan bergerak aktif mengumpulkan berbagai keterangan untuk menyusun kronologi secara utuh. Polisi menggali informasi mendalam dari pihak sekolah maupun teman-teman sekelas pelaku.

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan rasa sakit hati yang mendalam menjadi pemicu utama tindakan nekat remaja tersebut. Pelaku mengaku menahan emosi negatif yang luar biasa akibat intimidasi rekan-rekannya selama ini. Luapan emosi yang tidak terkendali itu akhirnya memicu aksi kekerasan yang membahayakan lingkungan sekolah.

Polisi Temukan Tiga Bom Rakitan Aktif di Sekolah

Petugas kepolisian langsung menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) sesaat setelah ledakan terjadi. Dalam penggeledahan di sekitar area sekolah, polisi menemukan satu bom molotov yang sudah pecah dan meledak. Petugas juga mengamankan tiga buah bom rakitan lain yang berstatus masih aktif dan siap ledak.

Baca Juga :  Penyusup Demo Mahasiswa di Bundaran HI Ditangkap Bawa Molotov, Polisi Ungkap Motif Awal

Aparat keamanan membawa ketiga bom aktif tersebut ke markas komando demi menghindari bahaya susulan di area sekolah. Selain bahan peledak, polisi menyita sebuah ketapel dari dalam tas milik pelaku L. Petugas juga menyita sejumlah kelereng yang berfungsi menjadi peluru untuk melancarkan serangan fisik.

Tim Gegana Satbrimob Polda Sumbar turun tangan langsung ke lokasi untuk menyisir seluruh area sekolah. Para personel penjinak bom tersebut melakukan sterilisasi menyeluruh di setiap sudut ruangan MAN 3 Padang. Langkah taktis ini memastikan tidak ada lagi benda peledak berbahaya yang tertinggal di area belajar.

Target Selamat Karena Tidak Berada di Lokasi Ledakan

Insiden ledakan ini untungnya tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka dari pihak siswa dan guru. Bom rakitan tersebut meledak di dalam laci sebuah meja yang terletak di luar ruang kelas. Suara dentuman keras sempat mengejutkan warga sekolah yang sedang menikmati jam istirahat.

Hasil olah TKP menunjukkan pelaku mengarahkan sasaran utama ke balik tembok dekat titik ledakan. Namun, target serangan luput dari bahaya karena menjauhi posisi yang pelaku L perkirakan. Keberuntungan ini membuat aksi balas dendam tersebut gagal melukai korban yang dituju.

Baca Juga :  BNN RI Bongkar Laboratorium Gelap Sabu di Padang, Satu Tersangka Ditangkap

Pihak penyidik Polresta Padang hingga saat ini masih terus mendalami kasus sensitif yang melibatkan anak di bawah umur ini. Polisi menelusuri secara detail proses pembuatan bom rakitan serta asal-usul bahan kimia yang pelaku gunakan. Penyidik juga mencari tahu keterlibatan pihak lain yang ikut memengaruhi tindakan berbahaya tersebut.

Antisipasi Kasus Perundungan Agar Tidak Terulang Kembali

Kombes Pol Apri Wibowo menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap perilaku menyimpang di lingkungan institusi pendidikan. Kapolresta mengimbau pihak sekolah dan orang tua murid untuk lebih peduli terhadap kondisi mental anak-anak. Kerja sama semua pihak sangat penting untuk mendeteksi dini tanda-tanda depresi akibat perundungan.

Pihak berwajib berharap kejadian mengerikan ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pengelola sekolah di Kota Padang. Pihak sekolah wajib menciptakan ruang belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk intimidasi fisik maupun verbal. Pencegahan perundungan secara konsisten terbukti mampu mencegah aksi nekat serupa di masa depan.

Saat ini pelaku L menjalani pemeriksaan intensif oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Padang. Polisi menerapkan pendekatan khusus mengingat status pelaku yang masih tergolong sebagai anak sekolah. Proses hukum tetap berjalan profesional dengan memperhatikan hak-hak anak.(ar)

Berita Terkait

Pembunuhan Berencana AJZ: Polres Nias Gandeng Forensik Komdigi Periksa HP Sitaan
Polda Sumbar Bongkar Penampungan Emas Ilegal Solok, Empat Pelaku Langsung Ditangkap
Tim Forensik Polda Riau Selidiki Penyebab Ledakan di MAN 3 Padang
Kemendagri Pastikan Keamanan di Sumatera Barat Tetap Kondusif Pasca-Insiden MAN 3 Padang
Polresta Padang Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Cafe Damarus
Pasca Ledakan MAN 3 Kota Padang Kemenag Pastikan Kondusif
Polresta Padang Periksa Siswa Terduga Perakit Bom di MAN 3 Padang
Polres Dharmasraya Tangkap Dua Pelaku Kasus Penggelapan Sepeda Motor
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 08:00 WIB

Pembunuhan Berencana AJZ: Polres Nias Gandeng Forensik Komdigi Periksa HP Sitaan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:00 WIB

Polda Sumbar Bongkar Penampungan Emas Ilegal Solok, Empat Pelaku Langsung Ditangkap

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:00 WIB

Tim Forensik Polda Riau Selidiki Penyebab Ledakan di MAN 3 Padang

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:00 WIB

Kemendagri Pastikan Keamanan di Sumatera Barat Tetap Kondusif Pasca-Insiden MAN 3 Padang

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:00 WIB

Polresta Padang Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Cafe Damarus

Berita Terbaru

Perumda  Air Minum Kota Padang mulai melakukan perbaikan bangunan accelerator Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun.(poto: padangkita.com).

Regional

Perumda Air Minum Kota Padang Perbaiki IPA Gunung Pangilun

Rabu, 22 Jul 2026 - 07:00 WIB

Tim Ditreskrimsus Polda Sumbar mengamankan truk yang diduga melakukan penyimpangan BBM bersubsidi Bio Solar, saat dilakukan sidak di sejumlah SPBU di Padang dan Padang Pariaman.(poto: padangkita.com).

Regional

Sidak SPBU Polda Sumbar Ungkap Penyimpangan Solar Subsidi

Rabu, 22 Jul 2026 - 05:52 WIB