Pertamina Kaji Penambahan Kuota Pertalite di Sumbar Usai Harga Pertamax Naik

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang pengendara mengisi BBM. ( poto : istimewa )

Seorang pengendara mengisi BBM. ( poto : istimewa )

Sumatera Barat, seriusnews.id – PT Pertamina Patra Niaga mulai mengkaji penambahan kuota pertalite di Sumatra Barat setelah Pemerintah Provinsi Sumbar mengajukan usulan menyusul kenaikan harga Pertamax.

Kajian tersebut menjadi bagian dari langkah untuk memastikan kebutuhan bahan bakar masyarakat tetap terpenuhi di tengah perubahan pola konsumsi.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan Pertamina akan menjalankan kebijakan pemerintah terkait penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Menurut Fahrougi, Pertamina Patra Niaga terus menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah, BPH Migas, dan para pemangku kepentingan untuk memantau perkembangan konsumsi BBM subsidi di daerah.

Ia menjelaskan setiap usulan penyesuaian kuota tidak di putuskan secara langsung. Pertamina terlebih dahulu melakukan kajian dengan mempertimbangkan realisasi penyaluran, tren konsumsi masyarakat, serta aturan yang berlaku.

Baca Juga :  Strategi Perkembangan Industri Tercepat: Langkah Nyata Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Modern

“Pertamina pada prinsipnya siap menjalankan kebijakan pemerintah terkait penugasan penyaluran BBM subsidi guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” kata Fahrougi, Selasa (16/6/2026).

Konsumsi Pertalite Dipantau Setelah Harga Pertamax Naik

Selain menanggapi usulan tambahan kuota, Pertamina juga menyoroti kecenderungan meningkatnya jumlah konsumen yang mulai beralih menggunakan Pertalite dari BBM nonsubsidi seperti Pertamax.

Perubahan pola konsumsi itu menjadi salah satu aspek yang dipantau perusahaan. Pertamina menilai dinamika kebutuhan energi masyarakat perlu diikuti dengan pengawasan distribusi agar pasokan tetap tersedia.

Fahrougi menegaskan Pertamina menghormati keputusan konsumen dalam memilih jenis bahan bakar sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing.

Ia memastikan seluruh produk BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi, tetap tersedia di jaringan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Di tengah meningkatnya perhatian terhadap konsumsi Pertalite, Pertamina menyatakan telah menyiapkan langkah mitigasi untuk mengantisipasi potensi antrean di SPBU.

Baca Juga :  Begini Perjuangan Pertamina Kirim BBM ke Pelosok Indonesia

Perusahaan juga terus menjaga distribusi agar layanan kepada masyarakat berjalan normal. Selain itu, Pertamina melakukan edukasi kepada konsumen mengenai spesifikasi dan kualitas setiap produk BBM.

“Kami terus memastikan ketersediaan seluruh produk BBM di SPBU. Kami juga terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai spesifikasi dan kualitas masing-masing produk agar konsumen dapat memilih bahan bakar yang paling sesuai dengan kendaraan mereka,” ujar Fahrougi.

Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan masyarakat dan kelancaran distribusi BBM di lapangan.

Kajian terhadap usulan penambahan kuota pertalite di Sumbar kini masih berlangsung. Hasil evaluasi nantinya akan mempertimbangkan kondisi konsumsi aktual serta kebijakan yang berlaku dalam penyaluran BBM subsidi.(ar)

Berita Terkait

Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika Tembus Rp5 Triliun, DPD RI Dorong Penguatan SDM Lokal NTB
Komdigi Siapkan Pedoman Tarif Pengantaran Makanan dan Barang Ojol
Rupiah Melemah ke Rp17.939 Dekati Level Delapan Belas Ribu
Yield SBN Indonesia Naik Menembus 7,17 Persen Saat Rupiah Tertekan
IHSG Berpeluang Menguat Hari Ini, Cermati Lima Saham Potensial
Inflasi Sumatera Barat September 2026 Melandai ke Level 3,50 Persen
Rp115 Miliar Stimulus UMKM Sumbar Bangkitkan Ekonomi Daerah
BSU 2026 Cair Rp 900 Ribu, Cek Syarat Penerima Bantuan di Sini
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika Tembus Rp5 Triliun, DPD RI Dorong Penguatan SDM Lokal NTB

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Komdigi Siapkan Pedoman Tarif Pengantaran Makanan dan Barang Ojol

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Rupiah Melemah ke Rp17.939 Dekati Level Delapan Belas Ribu

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Yield SBN Indonesia Naik Menembus 7,17 Persen Saat Rupiah Tertekan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:51 WIB

IHSG Berpeluang Menguat Hari Ini, Cermati Lima Saham Potensial

Berita Terbaru

Dinas Perikanan dan Pangan menggelar Rapat Strategi Keberlanjutan Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Petani Milenial Terdampak Bencana di Gedung Bagindo Aziz Chan Balai Kota Padang Aie Pacah.(poto: padangkita.com).

Regional

Pemko Padang Gandeng Petani Terdampak Banjir Pasok Dapur MBG

Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:24 WIB