Tak Lagi Sekadar Ritual, Kemenyan Kini Jadi Bahan Anti-Aging

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi Kemenyan. (Dok. Freepik)

Foto: Ilustrasi Kemenyan. (Dok. Freepik)

Jakarta, Seriusnews.id– Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan kemenyan sebagai bahan aktif serum dan sunscreen berbasis minyak atsiri alami. BRIN memamerkan inovasi tersebut dalam ajang Indonesia Cosmetic Ingredients 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

BRIN mendorong pemanfaatan tanaman asli Indonesia untuk mengurangi ketergantungan industri kosmetik terhadap bahan baku impor. Selain kemenyan, peneliti juga memanfaatkan sedap malam, cempaka, dan cendana sebagai campuran bahan aktif alami.

Periset BRIN, Cut Rizlani Kholibrina, menjelaskan teknologi tersebut sudah mencapai tahap kesiapan menuju komersialisasi. Menurutnya, kemenyan membantu regenerasi kulit serta memberi efek anti-aging, antioksidan, dan antiinflamasi.

Baca Juga :  Sering Dikira Maag atau GERD, Ternyata Bisa Jadi Gejala Kanker Ovarium

Sedap malam membantu tubuh lebih rileks dan meningkatkan kualitas tidur. Cempaka mengandung antioksidan tinggi yang mendukung regenerasi sel kulit. Sementara itu, cendana menjadi sumber antioksidan alami untuk perawatan kulit.

BRIN menetapkan kandungan minyak atsiri di bawah 2% agar produk tetap aman dan tidak memicu iritasi kulit.

Selain produk skincare, BRIN juga meracik parfum dan reed diffuser dengan aroma khas Nusantara seperti kemenyan dan kapur barus. Periset BRIN, Aswandi, menyebut produk tersebut menghadirkan aroma khas Indonesia sekaligus memberi efek aromaterapi yang membantu pengguna merasa lebih rileks dan fokus.

Baca Juga :  Hindari 5 Kebiasaan Pagi Ini Jika Ingin Jantung Tetap Sehat

BRIN turut mengembangkan pasta gigi dan cairan kumur berbasis enzim laccase dari biodiversitas Indonesia. Produk oral care tersebut berfungsi sebagai antibakteri dan pemutih gigi alami sekaligus mengurangi penggunaan bahan baku impor.

Periset BRIN, Dede Heri Yuli Yanto, mengatakan Indonesia memiliki biodiversitas melimpah yang mampu mendukung produksi bahan baku oral care lokal dengan harga lebih terjangkau.(my*)

Berita Terkait

Tingkatkan Mutu Layanan, RS M Djamil Padang Gembleng Kepemimpinan Pejabat Rumah Sakit
Sekda Sumbar Tegaskan Pentingnya Vaksinasi HPV demi Cegah Kanker Serviks
Dampak Kabut Asap Karhutla, Ratusan Ribu Warga Terpapar ISPA di 7 Provinsi
Ribuan Peserta Meriahkan UNANDRun 2026 dan Jalan Sehat Dies Natalis
RSUP M Djamil Edukasi ASN Daftarkan Anggota Keluarga Tambahan ke JKN
Pemko Pariaman Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Cegah Penyakit
Andre Rosiade Tuntaskan Kebutuhan Air Bersih RSUP M Djamil Padang Lewat Sumur Bor 124 Meter
TP PKK Padang Gelar Pelatihan Bantuan Hidup Dasar Hari Jantung Sedunia
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Tingkatkan Mutu Layanan, RS M Djamil Padang Gembleng Kepemimpinan Pejabat Rumah Sakit

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Sekda Sumbar Tegaskan Pentingnya Vaksinasi HPV demi Cegah Kanker Serviks

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Dampak Kabut Asap Karhutla, Ratusan Ribu Warga Terpapar ISPA di 7 Provinsi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Ribuan Peserta Meriahkan UNANDRun 2026 dan Jalan Sehat Dies Natalis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:43 WIB

RSUP M Djamil Edukasi ASN Daftarkan Anggota Keluarga Tambahan ke JKN

Berita Terbaru

Pemko Padang memacu proyek trotoar di Pasar Raya dan Jalan Samudera.(poto: padangkita.com).

Regional

Pemko Padang Kebut Jalur Pedestrian Pasar Raya dan Pantai

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:58 WIB

Presiden RI Prabowo Subianto memimpin langsung Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).(poto: istimewa).

Nasional

Prabowo Buka Rakornas TPAKD, Mahyeldi Pacu Finansial Warga

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:53 WIB

Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, memimpin langsung jalannya upacara sebagai inspektur pada Kamis pagi, 22 Oktober 2026.(poto: radarsumbar.com).

Islami

Ratusan Santri Meriahkan Hari Santri 2026 di Pariaman

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:49 WIB

Ilustrasi Tim SAR gabungan menyisir aliran sungai dengan perahu karet untuk mencari balita hilang di Padang Pariaman.(poto: AI).

Regional

Balita 2 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Padang Pariaman

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:44 WIB