Jakarta, Seriusnews.id– Banyak orang merasa sudah makan sedikit, tetapi berat badan tetap cepat naik. Kondisi ini sering membuat frustrasi, terutama saat seseorang menjaga pola makan atau menjalani diet.
Dokter spesialis gizi klinik, Iflan Nauval menjelaskan bahwa metabolisme tubuh yang melambat dapat memicu kenaikan berat badan. Salah satu penyebab utamanya yaitu rendahnya Basal Metabolic Rate (BMR), yakni jumlah kalori minimum yang tubuh perlukan saat beristirahat.
Menurutnya, orang yang mudah gemuk meski makan sedikit biasanya memiliki BMR rendah. Kondisi itu membuat tubuh membakar kalori lebih lambat sehingga lemak lebih cepat menumpuk.
Ia juga menegaskan bahwa otot memegang peran penting dalam proses pembakaran kalori. Ketika massa otot menurun atau tubuh jarang bergerak, kemampuan tubuh membakar energi ikut melemah.
Karena itu, seseorang perlu meningkatkan massa otot agar metabolisme tubuh bekerja lebih optimal. Olahraga rutin dan latihan kekuatan dapat membantu tubuh membakar kalori dengan lebih efektif.
Di sisi lain, sebagian orang tetap memiliki berat badan stabil meski makan dalam jumlah banyak. Faktor genetik biasanya memengaruhi kondisi tersebut karena tubuh mereka memiliki metabolisme yang lebih cepat. (my*)









