Sudah Makan Sedikit Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Getty Images/Asia-Pacific Images Studio

Baca artikel detikHealth,

Foto: Getty Images/Asia-Pacific Images Studio Baca artikel detikHealth, "Makan Sedikit Kok Cepat Gemuk, Apa yang Salah? Ini Penjelasan Medisnya" selengkapnya https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8482371/makan-sedikit-kok-cepat-gemuk-apa-yang-salah-ini-penjelasan-medisnya. Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

Jakarta, Seriusnews.id Banyak orang merasa sudah makan sedikit, tetapi berat badan tetap cepat naik. Kondisi ini sering membuat frustrasi, terutama saat seseorang menjaga pola makan atau menjalani diet.

Dokter spesialis gizi klinik, Iflan Nauval menjelaskan bahwa metabolisme tubuh yang melambat dapat memicu kenaikan berat badan. Salah satu penyebab utamanya yaitu rendahnya Basal Metabolic Rate (BMR), yakni jumlah kalori minimum yang tubuh perlukan saat beristirahat.

Baca Juga :  Kok Punggung Sering Nyeri di Usia 30-an? Ternyata Ini Biang Masalahnya

Menurutnya, orang yang mudah gemuk meski makan sedikit biasanya memiliki BMR rendah. Kondisi itu membuat tubuh membakar kalori lebih lambat sehingga lemak lebih cepat menumpuk.

Ia juga menegaskan bahwa otot memegang peran penting dalam proses pembakaran kalori. Ketika massa otot menurun atau tubuh jarang bergerak, kemampuan tubuh membakar energi ikut melemah.

Baca Juga :  Banyak WNI Berobat ke Luar Negeri, Guru Besar Unand Beberkan Lima Penyebab Utamanya

Karena itu, seseorang perlu meningkatkan massa otot agar metabolisme tubuh bekerja lebih optimal. Olahraga rutin dan latihan kekuatan dapat membantu tubuh membakar kalori dengan lebih efektif.

Di sisi lain, sebagian orang tetap memiliki berat badan stabil meski makan dalam jumlah banyak. Faktor genetik biasanya memengaruhi kondisi tersebut karena tubuh mereka memiliki metabolisme yang lebih cepat. (my*)

 

Berita Terkait

Semen Padang Hospital Kumpulkan 97 Kantong Darah Momentum HUT Ke-13
Pemko Pariaman Luncurkan Layanan Antar Jemput Gratis untuk Pasien Rujukan RSUD dr Sadikin
Sumbar Siapkan Ratusan Faskes Guna Deteksi Dini Kanker
Gubernur Mahyeldi Desak Percepatan Deteksi Dini Kanker Sumbar Melalui Kolaborasi Lintas Sektor
Gubernur Mahyeldi Ajak Jadikan Budaya Bersih Gaya Hidup
Guru Besar ITB: Keamanan Galon Polikarbonat Bebas Risiko Kanker
Deteksi Kasus Rendah, Pemko Padang Gencarkan Pelacakan Massal Penyakit TB di Kuranji
Pemko Padang Siapkan 700 Dosis Vaksin PMK Gratis untuk Lindungi Ternak Warga
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:00 WIB

Semen Padang Hospital Kumpulkan 97 Kantong Darah Momentum HUT Ke-13

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:00 WIB

Pemko Pariaman Luncurkan Layanan Antar Jemput Gratis untuk Pasien Rujukan RSUD dr Sadikin

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:00 WIB

Sumbar Siapkan Ratusan Faskes Guna Deteksi Dini Kanker

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:00 WIB

Gubernur Mahyeldi Desak Percepatan Deteksi Dini Kanker Sumbar Melalui Kolaborasi Lintas Sektor

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:00 WIB

Gubernur Mahyeldi Ajak Jadikan Budaya Bersih Gaya Hidup

Berita Terbaru

Gubernur Sumbar sebut stok Bio Solar aman. Masalah utama terletak pada kendala distribusi dan penyalahgunaan barcode di SPBU.(Ilustrasi poto: AI).

Regional

Gubernur Sumbar Buka Suara Soal Kendala Distribusi Bio Solar

Kamis, 23 Jul 2026 - 13:00 WIB