Jakarta, seriusnews.id-Setiap Muslim pernah berada dalam kondisi ibadahnya terlihat orang lain. Situasi ini sering memunculkan rasa tidak nyaman dan kekhawatiran munculnya riya. Karena itu, penting menjaga hati agar tetap ikhlas dalam setiap amal.
Dalam Islam, ikhlas berarti memurnikan niat hanya untuk Allah SWT tanpa mengharap pujian manusia. Para ulama menjelaskan bahwa kualitas amal sangat bergantung pada niat yang tersembunyi di dalam hati.
Berikut lima cara menjaga keikhlasan saat beribadah di hadapan orang lain.
1. Luruskan Niat Sebelum Beribadah
Seorang Muslim perlu menguatkan niat sebelum memulai ibadah. Ia harus menegaskan dalam hati bahwa semua amal dilakukan hanya untuk Allah SWT.
Ucapkan dalam hati: “Aku beribadah hanya karena Allah, bukan karena manusia.” Dengan cara ini, fokus ibadah tetap terjaga dan tidak mudah terganggu oleh penilaian orang lain.
2. Biasakan Menyembunyikan Amal
Menyembunyikan amal membantu menjaga hati dari riya. Banyak ulama menganjurkan untuk melakukan amal sunnah atau sedekah tanpa diketahui orang lain jika memungkinkan.
Rasulullah SAW mencontohkan orang yang bersedekah secara diam-diam hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang dilakukan tangan kanannya. Kebiasaan ini melatih hati agar tidak bergantung pada pujian.
3. Baca Doa Saat Mendapat Pujian
Pujian dapat menguji keikhlasan seseorang. Karena itu, seorang Muslim perlu menjaga hati ketika menerima pujian dari orang lain.
Ia bisa membaca doa:
“Ya Allah, jangan hukum aku karena pujian mereka, ampunilah kekuranganku, dan jadikan aku lebih baik dari yang mereka kira.”
Doa ini membantu menjaga kerendahan hati dan mencegah rasa bangga berlebihan.
4. Tidak Terpengaruh Pujian atau Cacian
Seorang mukmin tetap beramal karena Allah, bukan karena penilaian manusia. Ia tidak berhenti beribadah hanya karena takut riya, dan tidak pula terpengaruh oleh pujian.
Jika muncul rasa ingin dipuji, ia segera mengingat bahwa Allah lebih mengetahui isi hati manusia dibanding penilaian siapa pun.
5. Segera Berlindung kepada Allah dari Godaan Setan
Setan sering mengganggu niat ibadah manusia dengan bisikan riya. Saat muncul perasaan seperti itu, seorang Muslim perlu segera memohon perlindungan kepada Allah SWT dengan membaca ta’awudz.
Dengan begitu, ia tetap melanjutkan ibadah tanpa terhenti oleh rasa was-was yang merusak keikhlasan.
Hikmah Menjaga Ikhlas dalam Ibadah
Menjaga keikhlasan membawa banyak manfaat dalam kehidupan seorang Muslim.
- Amal menjadi bernilai di sisi Allah SWT
- Hati terhindar dari penyakit seperti riya dan sombong
- Jiwa menjadi lebih tenang karena tidak bergantung pada manusia
- Ibadah terasa ringan dan konsisten
- Seseorang bisa menjadi teladan tanpa sengaja
Dengan menjaga keikhlasan, seorang Muslim membangun hubungan yang lebih kuat dengan Allah SWT dan memperoleh ketenangan batin dalam setiap amalnya. (nr*)









