Waktu Sholat Tidak Pernah Sama Setiap Hari, Ini Fakta di Baliknya

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sumber foto: ilustrasi

sumber foto: ilustrasi

Jakarta, seriusnews.id-Banyak orang menyadari waktu salat tidak pernah benar-benar sama setiap hari. Kadang azan Maghrib terasa lebih cepat dibanding pekan sebelumnya, sementara waktu Subuh perlahan bergeser makin pagi.

Perubahan beberapa menit itu memang terus terjadi hampir setiap hari. Kondisi tersebut sering memunculkan pertanyaan, terutama bagi orang yang rutin memperhatikan jadwal salat.

Lalu, kenapa waktu salat terus berubah? Mengapa jadwal salat antarwilayah juga berbeda?

Ternyata, perubahan waktu salat berkaitan erat dengan pergerakan matahari dan sistem perhitungan astronomi.

Posisi Matahari Menentukan Waktu Salat

Penentuan waktu salat bergantung pada posisi matahari dan bayangan yang muncul akibat cahaya matahari.

Karena matahari terus bergerak setiap hari, jadwal salat juga ikut berubah. Hal itu pula yang membuat waktu salat di setiap daerah berbeda.

Sebagai contoh, waktu Zuhur dimulai ketika matahari mulai bergeser ke arah barat setelah berada tepat di tengah langit. Dalam ilmu falak, kondisi ini dikenal sebagai zawal.

Saat matahari bergeser, bayangan benda mulai condong ke arah timur. Kondisi itulah yang menandakan masuknya waktu Zuhur.

Bayangan Benda Menjadi Penanda

Waktu Zuhur berlangsung hingga panjang bayangan benda sama dengan tinggi benda tersebut.

Baca Juga :  Amal Terasa Sia-Sia? Bisa Jadi Anda Masih Melakukan 8 Kesalahan Niat Ini

Misalnya, sebuah pena memiliki tinggi 10 sentimeter. Waktu Zuhur akan berakhir ketika bayangan pena mencapai panjang 10 sentimeter.

Karena posisi matahari terus berubah sepanjang tahun, panjang bayangan juga berubah. Akibatnya, jadwal salat harus menyesuaikan pergerakan tersebut.

Faktor Ilmiah yang Membuat Waktu Salat Bergeser

Selain penjelasan fikih, ilmu astronomi juga menjelaskan alasan perubahan waktu salat.

1. Orbit Bumi Berbentuk Elips

Bumi mengelilingi matahari dalam lintasan elips atau lonjong, bukan lingkaran sempurna.

Akibatnya, jarak Bumi dan matahari terus berubah sepanjang tahun. Perubahan ini memengaruhi posisi matahari yang menjadi acuan waktu salat.

2. Kemiringan Sumbu Bumi

Sumbu Bumi memiliki kemiringan sekitar 23,5 derajat. Kondisi ini memicu pergantian musim dan perbedaan durasi siang serta malam.

Di wilayah khatulistiwa seperti Indonesia, perubahan waktu salat biasanya tidak terlalu besar. Namun, di negara yang jauh dari khatulistiwa, perubahan waktunya bisa sangat ekstrem.

3. Perbedaan Kalender Hijriah dan Masehi

Kalender Hijriah menggunakan peredaran bulan, sedangkan kalender Masehi menggunakan peredaran matahari.

Karena kedua sistem memiliki perhitungan berbeda, jadwal ibadah juga mengalami penyesuaian setiap hari dalam kalender Masehi.

Kenapa Jadwal Salat di Aplikasi Bisa Berbeda?

Sebagian orang mungkin pernah menemukan perbedaan jadwal azan antar aplikasi di ponsel. Selisih 1–2 menit sebenarnya masih tergolong wajar.

Baca Juga :  Jangan Asal Kasih Makan! Ini Aturan Pakan Hewan Kurban Jelang Idul Adha 2026

Beberapa faktor berikut biasanya menyebabkan perbedaan tersebut.

1. Metode Hisab Berbeda

Setiap aplikasi bisa memakai standar hisab yang berbeda. Ada aplikasi yang menggunakan parameter posisi matahari tertentu untuk menentukan Subuh dan Isya, sementara aplikasi lain memakai standar berbeda.

2. Tambahan Waktu Ihtiyath

Sebagian aplikasi menambahkan waktu cadangan atau ihtiyath beberapa menit sebagai bentuk kehati-hatian.

Namun, ada juga aplikasi yang tidak menambahkan waktu tersebut agar hasil perhitungannya tetap sesuai koordinat asli lokasi.

3. Perbedaan Titik Lokasi

Aplikasi yang lebih akurat biasanya memakai koordinat GPS langsung dari lokasi pengguna.

Sementara itu, aplikasi lain terkadang hanya memakai titik pusat kota atau kabupaten sehingga hasil waktunya bisa sedikit berbeda.

4. Perbedaan Pembulatan Waktu

Perhitungan awal waktu salat sebenarnya sangat detail hingga hitungan detik.

Namun, aplikasi harus membulatkannya menjadi menit. Ada aplikasi yang membulatkan waktu ke atas, sementara aplikasi lain membulatkannya ke bawah. Hal inilah yang membuat jadwal salat antar aplikasi bisa berbeda tipis. (nr*)

Berita Terkait

Sebelum Bicara, Pahami Dulu 4 Jenis Ucapan Ini
Dari Khianat ke Kejatuhan! Pelajaran Pahit Perang Salib tentang Rusaknya Ukhuwah
Bikin Hati Kuat! 5 Cara Agar Ibadah Tetap Ikhlas Meski Dilihat Orang Lain
Luar Biasa! 3 Mukjizat Nabi Syuaib AS, Selamat dari Azab Kaum Madyan
Jangan Lewatkan! Ini 10 Keutamaan Besar Hari Arafah yang Penuh Berkah
Mengikuti Teladan Nabi Nuh, Pengusaha AS Ini Bangun Bisnis Rp208 Triliun dari Nol
Jadwal Puasa Arafah–Tarwiyah 2026 Terbit, Ini Ketentuan bagi yang Masih Punya Utang Puasa
Jangan Asal Kasih Makan! Ini Aturan Pakan Hewan Kurban Jelang Idul Adha 2026
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:37 WIB

Sebelum Bicara, Pahami Dulu 4 Jenis Ucapan Ini

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:16 WIB

Dari Khianat ke Kejatuhan! Pelajaran Pahit Perang Salib tentang Rusaknya Ukhuwah

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:10 WIB

Waktu Sholat Tidak Pernah Sama Setiap Hari, Ini Fakta di Baliknya

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:08 WIB

Bikin Hati Kuat! 5 Cara Agar Ibadah Tetap Ikhlas Meski Dilihat Orang Lain

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:47 WIB

Luar Biasa! 3 Mukjizat Nabi Syuaib AS, Selamat dari Azab Kaum Madyan

Berita Terbaru

Ilustrasi Menjaga Lisan

Islami

Sebelum Bicara, Pahami Dulu 4 Jenis Ucapan Ini

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:37 WIB