Pemkab Dharmasraya Salurkan Alsintan dan 90 Ton Benih Padi untuk Petani

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menyerahkan bantuan tersebut kepada para petani pada Senin (22/6).( poto : ANTARA)

Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menyerahkan bantuan tersebut kepada para petani pada Senin (22/6).( poto : ANTARA)

Dharmasraya, seriusnews.id – Pemkab Dharmasraya menyalurkan bantuan alsintan petani Dharmasraya dan sekitar 90 ton benih padi kepada kelompok tani di Nagari Sitiung, Kecamatan Sitiung.

Program ini menjadi langkah pemerintah daerah untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mempercepat modernisasi sektor pertanian.

Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menyerahkan bantuan tersebut kepada para petani pada Senin (22/6). Melalui program itu, pemerintah daerah ingin memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong peningkatan hasil produksi pertanian.

Pada tahap pertama, Pemkab Dharmasraya menyerahkan 10 unit traktor roda dua (TR2), empat unit traktor roda empat (TR4), dan 26.900 kilogram benih padi. Selanjutnya, sebanyak 59 kelompok tani akan memanfaatkan benih tersebut untuk mengelola lahan seluas 1.076 hektare.

Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan penyaluran benih padi tahap kedua. Pada tahap berikutnya, Pemkab Dharmasraya akan mengirimkan 68.950 kilogram benih padi untuk lahan pertanian seluas 2.258 hektare.

Annisa menegaskan sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan dan menggerakkan ekonomi daerah. Selain menopang kebutuhan pangan masyarakat, sektor ini juga membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Karena itu, pemerintah daerah terus memperkuat sektor pertanian melalui berbagai program pendukung. Dengan langkah tersebut, Pemkab Dharmasraya berharap petani dapat meningkatkan hasil produksi secara berkelanjutan.

Menurut Annisa, pertanian bukan sekadar kegiatan ekonomi. Sebaliknya, pertanian menjadi kekuatan utama yang mendukung pembangunan daerah dan menjaga stabilitas pangan masyarakat.

Modernisasi Pertanian Jadi Kebutuhan

Di sisi lain, petani saat ini menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks. Mulai dari perubahan iklim, kenaikan biaya produksi, hingga keterbatasan tenaga kerja, semuanya menuntut solusi yang lebih efektif.

Baca Juga :  BGN Hentikan 18 SPPG Tulungagung Imbas Sarpras Tak Standar dan Dugaan Monopoli Suplier

Oleh sebab itu, Pemkab Dharmasraya mendorong percepatan modernisasi pertanian melalui pemanfaatan teknologi dan mekanisasi. Dengan demikian, petani dapat bekerja lebih efisien dan meningkatkan produktivitas lahan.

Annisa menilai transformasi menuju pertanian modern bukan lagi pilihan. Sebaliknya, kondisi saat ini mengharuskan petani beradaptasi agar mampu menghadapi berbagai tantangan yang terus berkembang.

Selain mendukung produktivitas, modernisasi juga dapat meningkatkan daya saing sektor pertanian. Karena alasan itu, pemerintah daerah memasukkan bantuan alsintan dan benih padi ke dalam strategi pembangunan pertanian daerah.

Alsintan Dorong Efisiensi Usaha Tani

Pemanfaatan alsintan dapat mempercepat proses pengolahan lahan dan kegiatan tanam. Dengan alat yang lebih modern, petani dapat menyelesaikan pekerjaan dalam waktu yang lebih singkat.

Tidak hanya itu, alsintan juga membantu petani mengurangi kebutuhan tenaga kerja. Akibatnya, biaya usaha tani dapat ditekan sehingga petani memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan keuntungan.

Selain menekan biaya produksi, penggunaan alsintan juga berpotensi meningkatkan indeks pertanaman. Pada akhirnya, kondisi tersebut akan mendorong peningkatan produktivitas lahan pertanian.

Selain menyalurkan alsintan, pemerintah daerah juga memberikan benih padi kepada kelompok tani. Melalui benih berkualitas, petani dapat memperoleh pertumbuhan tanaman yang lebih baik dan seragam.

Selanjutnya, pertumbuhan tanaman yang optimal akan mendukung peningkatan produktivitas lahan. Dengan begitu, petani berpeluang memperoleh hasil panen yang lebih tinggi.

Pada saat yang sama, peningkatan hasil panen juga dapat mendukung kenaikan pendapatan petani. Oleh karena itu, pemerintah daerah berharap bantuan benih padi dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Baca Juga :  Proyek SPAM Taban III Rp239 Miliar di Padang Resmi Dimulai untuk Perkuat Layanan Air Bersih

Bantuan Harus Dimanfaatkan Maksimal

Annisa mengingatkan kelompok tani agar memanfaatkan bantuan yang diterima secara optimal. Menurutnya, bantuan pemerintah merupakan modal pembangunan yang harus menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Karena itu, keberhasilan program tidak hanya terlihat dari jumlah bantuan yang disalurkan. Sebaliknya, keberhasilan program tercermin dari manfaat yang dirasakan petani dalam menjalankan usaha tani mereka.

Selain memanfaatkan bantuan secara maksimal, petani juga perlu menjaga keberlanjutan program tersebut. Dengan demikian, manfaat bantuan dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Annisa meminta kelompok tani menjaga dan merawat alsintan yang telah mereka terima. Dengan perawatan yang baik, alat tersebut dapat di gunakan lebih lama dan memberikan manfaat yang lebih besar.

Lebih lanjut, ia mengajak petani menjadikan alsintan sebagai sarana untuk membangun budaya pertanian yang maju, profesional, adaptif, produktif, dan berdaya saing.

Sementara itu, Wali Nagari Sitiung Julisman menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Dharmasraya atas perhatian yang terus di berikan kepada petani. Menurutnya, pemerintah daerah konsisten mendukung sektor pertanian melalui berbagai program bantuan.

Ia menilai bantuan alsintan dan benih padi sangat di butuhkan petani saat ini. Sebab, bantuan tersebut membantu petani meningkatkan produktivitas sekaligus efisiensi usaha tani.

Selain itu, bantuan tersebut juga menjadi penyemangat bagi petani untuk terus meningkatkan produksi pertanian. Dengan dukungan pemerintah daerah, petani di harapkan mampu menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka.(ar)

Berita Terkait

Proyek SPAM Taban III Rp239 Miliar di Padang Resmi Dimulai untuk Perkuat Layanan Air Bersih
Wali Kota Pariaman Salurkan Bantuan Pangan untuk 9.938 KPM di Empat Kecamatan
Surau Adat Minangkabau di Nagari Salayo Solok, Jejak Sejarah dan Fungsi Sosial yang Masih Terjaga
Basalisiah Tabuik Pariaman 2026 di Simpang Tugu Tabuik, Ribuan Warga Saksikan Atraksi Budaya Kolosal
Cuaca Ekstrem di Kota Padang Sebabkan Longsor dan Pohon Tumbang, Akses Padang–Pesisir Selatan Terputus
Satgas Pasaman Barat Perketat Pengawasan BBM Subsidi untuk Tekan Antrean Kendaraan
100 Tahun Jam Gadang: Penelitian Ungkap Fakta Konstruksi, Bukan Dibangun dengan Putih Telur
Perempuan Petani Minangkabau Hadapi Perubahan Peran, Peneliti Susun Model Pendidikan Kewirausahaan Pangan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:00 WIB

Proyek SPAM Taban III Rp239 Miliar di Padang Resmi Dimulai untuk Perkuat Layanan Air Bersih

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:00 WIB

Wali Kota Pariaman Salurkan Bantuan Pangan untuk 9.938 KPM di Empat Kecamatan

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:00 WIB

Pemkab Dharmasraya Salurkan Alsintan dan 90 Ton Benih Padi untuk Petani

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:00 WIB

Surau Adat Minangkabau di Nagari Salayo Solok, Jejak Sejarah dan Fungsi Sosial yang Masih Terjaga

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:00 WIB

Basalisiah Tabuik Pariaman 2026 di Simpang Tugu Tabuik, Ribuan Warga Saksikan Atraksi Budaya Kolosal

Berita Terbaru