Stres Menumpuk? 5 Makanan Ini Bisa Bantu Turunkan Kortisol

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: iStock

Foto: iStock

Jakarta, Seriusnews.id– Kortisol dikenal sebagai hormon stres yang diproduksi tubuh sekitar 8–30 mg per hari untuk membantu mengatur energi, tekanan darah, dan respons imun. Namun, ketika kadarnya meningkat berlebihan, tubuh masuk ke kondisi siaga terus-menerus. Akibatnya, seseorang bisa mengalami gangguan tidur, mudah lelah, sulit fokus, hingga peningkatan nafsu makan. Dalam jangka panjang, kondisi ini juga berkaitan dengan penumpukan lemak perut dan gangguan metabolisme.

Pola makan ternyata ikut memengaruhi kadar kortisol. Beberapa jenis makanan mengandung nutrisi yang dapat membantu menenangkan sistem saraf dan menurunkan respons stres tubuh.

1. Sayuran Hijau dan Kacang-kacangan

Sayuran hijau seperti bayam dan kangkung, serta kacang-kacangan, mengandung magnesium yang membantu menstabilkan sistem saraf. Magnesium berperan dalam mengatur komunikasi antar sel saraf dan menjaga respons tubuh terhadap stres tetap terkendali. Ketika tubuh mendapatkan cukup magnesium, sistem saraf bekerja lebih stabil sehingga tubuh tidak mudah masuk ke mode stres berlebihan.

Baca Juga :  Favorit Banyak Orang, Tapi Diam-Diam Bikin Perut Cepat Buncit

2. Ikan Kaya Omega-3

Ikan seperti salmon dan sarden menyediakan omega-3 yang mendukung fungsi otak dan sistem saraf. Nutrisi ini membantu tubuh merespons stres dengan lebih tenang. Omega-3 juga menekan peradangan, sehingga sinyal stres dalam tubuh ikut berkurang dan kadar kortisol lebih terkontrol.

3. Buah dan Sayur Kaya Antioksidan

Buah dan sayur membantu tubuh melawan stres oksidatif yang muncul saat seseorang berada dalam tekanan. Antioksidan melindungi sel dari kerusakan dan menekan peradangan ringan yang dapat meningkatkan kortisol. Saat kondisi tubuh lebih seimbang, energi menjadi lebih stabil dan tubuh tidak cepat lelah.

Baca Juga :  Jangan Anggap Remeh! Hipertensi Kini Juga Mengancam Anak-anak

4. Cokelat Hitam dan Teh

Cokelat hitam dan teh mengandung polifenol serta L-theanine yang memengaruhi sistem saraf. Senyawa ini membantu menenangkan aktivitas otak yang berhubungan dengan stres. Konsumsi keduanya dapat membuat detak jantung lebih stabil dan tubuh terasa lebih rileks setelah aktivitas padat.

5. Karbohidrat Kompleks

Oat, beras merah, dan biji-bijian utuh membantu menjaga kestabilan gula darah. Karbohidrat kompleks dicerna lebih lambat sehingga energi dilepaskan secara bertahap. Kondisi ini mencegah lonjakan stres akibat fluktuasi energi dan membantu tubuh menjaga kadar kortisol tetap stabil.

Dengan memilih asupan makanan yang tepat, tubuh dapat mengelola stres lebih baik dan menjaga keseimbangan hormon tetap optimal dalam aktivitas sehari-hari.

Berita Terkait

Alpukat Sehat, Tapi 6 Kelompok Ini Wajib Batasi Konsumsinya
Waspada! Minum Kopi Saat Perut Kosong Bisa Picu Efek Ini
Viral Seblak Disebut Picu Kanker Ovarium, Dokter Ungkap Penyebab Sebenarnya
Sering Dikira Maag atau GERD, Ternyata Bisa Jadi Gejala Kanker Ovarium
Tempe vs Tahu: Mana yang Lebih Sehat untuk Tubuh? Ini Faktanya
Asam Urat Sering Kambuh? 5 Kebiasaan Pagi Ini Bisa Jadi Solusinya
Mirip Flu Biasa, Tapi Bisa Mematikan! Waspadai Gejala Malaria Knowlesi
Kok Punggung Sering Nyeri di Usia 30-an? Ternyata Ini Biang Masalahnya
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 13:04 WIB

Alpukat Sehat, Tapi 6 Kelompok Ini Wajib Batasi Konsumsinya

Senin, 25 Mei 2026 - 09:45 WIB

Waspada! Minum Kopi Saat Perut Kosong Bisa Picu Efek Ini

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:51 WIB

Viral Seblak Disebut Picu Kanker Ovarium, Dokter Ungkap Penyebab Sebenarnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:32 WIB

Sering Dikira Maag atau GERD, Ternyata Bisa Jadi Gejala Kanker Ovarium

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:26 WIB

Tempe vs Tahu: Mana yang Lebih Sehat untuk Tubuh? Ini Faktanya

Berita Terbaru

Saudi Peringatkan Jamaah Haji Jangan Terpapar Matahari Langsung

Internasional

Arab Saudi Minta Jamaah Haji Hindari Matahari Saat Jam Terik

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:27 WIB