Jakarta, Seriusnews.id– Kortisol dikenal sebagai hormon stres yang diproduksi tubuh sekitar 8–30 mg per hari untuk membantu mengatur energi, tekanan darah, dan respons imun. Namun, ketika kadarnya meningkat berlebihan, tubuh masuk ke kondisi siaga terus-menerus. Akibatnya, seseorang bisa mengalami gangguan tidur, mudah lelah, sulit fokus, hingga peningkatan nafsu makan. Dalam jangka panjang, kondisi ini juga berkaitan dengan penumpukan lemak perut dan gangguan metabolisme.
Pola makan ternyata ikut memengaruhi kadar kortisol. Beberapa jenis makanan mengandung nutrisi yang dapat membantu menenangkan sistem saraf dan menurunkan respons stres tubuh.
1. Sayuran Hijau dan Kacang-kacangan
Sayuran hijau seperti bayam dan kangkung, serta kacang-kacangan, mengandung magnesium yang membantu menstabilkan sistem saraf. Magnesium berperan dalam mengatur komunikasi antar sel saraf dan menjaga respons tubuh terhadap stres tetap terkendali. Ketika tubuh mendapatkan cukup magnesium, sistem saraf bekerja lebih stabil sehingga tubuh tidak mudah masuk ke mode stres berlebihan.
2. Ikan Kaya Omega-3
Ikan seperti salmon dan sarden menyediakan omega-3 yang mendukung fungsi otak dan sistem saraf. Nutrisi ini membantu tubuh merespons stres dengan lebih tenang. Omega-3 juga menekan peradangan, sehingga sinyal stres dalam tubuh ikut berkurang dan kadar kortisol lebih terkontrol.
3. Buah dan Sayur Kaya Antioksidan
Buah dan sayur membantu tubuh melawan stres oksidatif yang muncul saat seseorang berada dalam tekanan. Antioksidan melindungi sel dari kerusakan dan menekan peradangan ringan yang dapat meningkatkan kortisol. Saat kondisi tubuh lebih seimbang, energi menjadi lebih stabil dan tubuh tidak cepat lelah.
4. Cokelat Hitam dan Teh
Cokelat hitam dan teh mengandung polifenol serta L-theanine yang memengaruhi sistem saraf. Senyawa ini membantu menenangkan aktivitas otak yang berhubungan dengan stres. Konsumsi keduanya dapat membuat detak jantung lebih stabil dan tubuh terasa lebih rileks setelah aktivitas padat.
5. Karbohidrat Kompleks
Oat, beras merah, dan biji-bijian utuh membantu menjaga kestabilan gula darah. Karbohidrat kompleks dicerna lebih lambat sehingga energi dilepaskan secara bertahap. Kondisi ini mencegah lonjakan stres akibat fluktuasi energi dan membantu tubuh menjaga kadar kortisol tetap stabil.
Dengan memilih asupan makanan yang tepat, tubuh dapat mengelola stres lebih baik dan menjaga keseimbangan hormon tetap optimal dalam aktivitas sehari-hari.









