Jakarta, seriusnews.id-Tempe dan tahu menjadi dua sumber protein nabati yang paling banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Keduanya berasal dari kedelai dan memberikan manfaat besar bagi kesehatan tubuh.
Ahli gizi menjelaskan bahwa tempe dan tahu mengandung isoflavon, yaitu senyawa nabati yang membantu menurunkan risiko beberapa jenis kanker serta menjaga kesehatan jantung. Isoflavon juga membantu menyeimbangkan hormon dalam tubuh.
Sejumlah penelitian menunjukkan konsumsi kedelai dapat menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida. Tempe dan tahu sama-sama menekan risiko penyakit jantung melalui efek tersebut.
Tempe memiliki keunggulan karena mengandung prebiotik alami. Kandungan ini membantu pertumbuhan bakteri baik di usus, melancarkan pencernaan, mengurangi peradangan, dan mendukung metabolisme tubuh.
Penelitian juga menunjukkan tempe merangsang pertumbuhan bakteri baik seperti Bifidobacterium. Sementara itu, tahu tetap memberikan manfaat serupa, meski tidak mengandung prebiotik sebanyak tempe.
Ahli gizi menyarankan masyarakat mengolah tempe dan tahu dengan cara yang lebih sehat, seperti memanggang, menumis, atau membacemnya.Mereka juga menyarankan untuk menghindari penggorengan agar kandungan gizinya tetap terjaga. (nr*)









