Pemko Padang dan BPN Akselerasi Sertifikasi Lahan Pembangunan Strategis

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 8 September 2026 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menggelar kunjungan resmi ke Kantor Pertanahan Kota Padang pada Senin (7/9/2026).(poto: padangkita.com).

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menggelar kunjungan resmi ke Kantor Pertanahan Kota Padang pada Senin (7/9/2026).(poto: padangkita.com).

Padang, seriusnews.id – Pemerintah Kota Padang terus mengambil langkah taktis untuk mengurai berbagai kendala administrasi pertanahan demi mendukung percepatan pembangunan kota padang. Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menggelar kunjungan resmi ke Kantor Pertanahan Kota Padang pada Senin (7/9/2026).

Kepala Kantor Pertanahan Kota Padang, Hanif, menyambut langsung kedatangan jajaran pejabat daerah tersebut untuk membedah empat isu pertanahan krusial. Diskusi lintas sektoral ini berfokus pada percepatan penyediaan lahan infrastruktur publik, penyelesaian tanah wakaf, hingga kepastian hukum tanah ulayat.

Para pejabat teras Pemko Padang turut menghadiri rapat koordinasi strategis ini secara langsung. Kepala Bapenda, Kepala Dinas PUPR, serta Kepala Dinas Pertanahan ikut mengawal pembahasan teknis di lapangan.

Sinergi Pemko Padang Dan BPN Selesaikan Kendala Lahan

Pemerintah daerah memberikan perhatian khusus pada rencana pembangunan infrastruktur air bersih Instalasi Pengolahan Air PDAM di kawasan Gunung Pangilun. Pemko Padang kini mempertimbangkan dua opsi lahan untuk memastikan proyek strategis ini berjalan lancar.

Pemko Padang memutuskan untuk mengalihkan fokus ke opsi kedua karena opsi pertama terkendala harga tanah yang terlalu tinggi. Pemilik lahan pada opsi pertama meminta harga jauh di atas nilai taksiran wajar atau appraisal.

Baca Juga :  Gubernur Mahyeldi Serahkan KUA-PPAS Sumbar 2027, Fokus Transformasi Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Opsi kedua memiliki dasar administrasi pertanahan yang jauh lebih jelas karena sudah berstatus Sertifikat Hak Milik. Pemerintah daerah tinggal melengkapi dokumen pendukung agar BPN bisa memproses legalitasnya dengan cepat.

Kepala Kantor Pertanahan Kota Padang menyetujui langkah peralihan lokasi IPA PDAM tersebut. Opsi kedua dinilai sangat rasional secara hukum sehingga pembangunan fasilitas air bersih tidak berisiko mangkrak.

Pihak BPN juga memberikan dukungan penuh untuk percepatan pembebasan lahan pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Padang. BPN menargetkan penerbitan sertifikat tanah untuk fasilitas pendidikan tersebut selesai pada minggu ini.

Proyek Sekolah Rakyat ini mencakup lahan ganti rugi seluas 4,8 hektare dari total kebutuhan area. Pihak terkait juga menyertakan hibah lahan tambahan seluas 2,2 hektare untuk melengkapi fasilitas sekolah.

Solusi Administrasi Pertanahan Untuk Fasilitas Publik Dan Ulayat

BPN Padang merancang skema penyelesaian administrasi untuk lahan wakaf organisasi Muhammadiyah seluas 1,5 hektare. Total area tersebut merupakan bagian dari kawasan seluas 2,8 hektare yang tercatat atas nama enam pemegang hak.

Baca Juga :  Menteri PU Minta Pemprov Sumbar Segera Ubah Trase Jalan Kelok 44

Petugas BPN menemukan tiga dari enam pemegang hak atas tanah tersebut telah meninggal dunia. Tiga ahli waris yang masih hidup telah sepakat untuk mewakafkan hak atas tanah tersebut.

BPN mengarahkan ahli waris untuk mengurus penurunan hak waris terlebih dahulu sesuai prosedur hukum yang berlaku. Setelah proses waris selesai, BPN akan memecah sertifikat tanah tersebut menjadi dua bagian terpisah.

Sertifikat pertama akan diterbitkan khusus untuk area yang diwakafkan kepada pihak organisasi. Sementara itu, sertifikat kedua memuat sisa luas tanah milik para ahli waris.

Pemko Padang dan BPN juga menyepakati langkah percepatan pengurusan sertifikat tanah ulayat milik masyarakat lokal. Langkah ini bertujuan memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah adat di wilayah Kota Padang.

Sinergi erat antarinstansi ini diharapkan mampu menuntaskan seluruh hambatan tata ruang secara permanen. Pembangunan infrastruktur publik di Kota Padang kini bisa terealisasi tepat waktu demi kepentingan masyarakat luas.(ar)

Berita Terkait

Gubernur Sumbar Rilis SE Disiplin ASN Pasca Skandal Asusila
Wali Kota Pariaman Salurkan Bantuan Beras untuk Ribuan KPM Pariaman Utara
Gubernur Mahyeldi Buka Jambore Kader PKK Sumbar di Bukittinggi
Pemko Padang Gelar Lomba Sekolah Sehat Padang Tahun 2026
Pelantikan Pejabat Pemprov Sumbar Tekankan Evaluasi Kinerja ASN
Mahyeldi Sebut Kepemimpinan Nasional Harus Berakar Akhlak
DPRD Padang Sahkan Ranperda Pajak dan Retribusi Daerah
DPRD Kota Padang Ketok Palu KUA-PPAS 2027 dengan Catatan Kritis
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 20:15 WIB

Pemko Padang dan BPN Akselerasi Sertifikasi Lahan Pembangunan Strategis

Selasa, 8 September 2026 - 16:41 WIB

Gubernur Sumbar Rilis SE Disiplin ASN Pasca Skandal Asusila

Jumat, 4 September 2026 - 17:07 WIB

Wali Kota Pariaman Salurkan Bantuan Beras untuk Ribuan KPM Pariaman Utara

Kamis, 3 September 2026 - 16:05 WIB

Gubernur Mahyeldi Buka Jambore Kader PKK Sumbar di Bukittinggi

Kamis, 3 September 2026 - 15:59 WIB

Pemko Padang Gelar Lomba Sekolah Sehat Padang Tahun 2026

Berita Terbaru

Tim Klewang Polresta Padang menjadi narasumber dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Kasus bagi Guru Bimbingan Konseling (BK) SMP Negeri Se-Kota Padang.(poto: padangkita.com).

Pendidikan

Pemko Padang Gelar Bimtek Guru BK untuk Tekan Kekerasan Anak

Rabu, 9 Sep 2026 - 14:27 WIB